Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Probolinggo · 13 Apr 2023

Pemkab dan Dekranasda Bakal Gelar Lomba Fashion Show Busana Batik dan Bordir


Pemkab dan Dekranasda Bakal Gelar Lomba Fashion Show Busana Batik dan Bordir Perbesar

Probolinggo, Kabarpas.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo bersama dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Probolinggo bakal menggelar lomba fashion show busana batik dan bordir khas Kabupaten Probolinggo di Alun-alun Kota Kraksaan pada 21 Mei 2023 mendatang.

Kegiatan yang mengambil tema “Asmaranala Bromo Tengger” ini digelar dalam rangka untuk memperingati Hari Ulang Tahun Dekranasda ke-43 dan Hari Kebangkitan Nasional tahun 2023 serta memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Probolinggo (Harjakapro) ke-277 tahun 2023.

Lomba fashion busana batik dan bordir khas Kabupaten Probolinggo ini akan diikuti oleh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Camat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo. Khusus OPD memakai batik dan bordir khas Kabupaten Probolinggo dan Camat memakai batik khas Kabupaten Probolinggo.

Ketua panitia lomba fashion batik dan bordir Taufik Alami mengatakan lomba fashion batik dan bordir ini bertujuan bagaimana mengangkat kembali potensi lokal dan meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya pembatik dan pembordir yang ada di Kabupaten Probolinggo. “Ide-ide dan inovasi dari pada pengrajin baik bordir dan batik akan semakin ditingkatkan atau semakin dioptimalkan,” katanya.

Menurut Taufik, pada pagelaran lomba fashion batik dan bordir ada beberapa kriteria yang diutamakan adalah batik khas Probolinggo tentunya yang masih ide orisinil bukan duplikasi dari daerah lain. Selain itu, menggunakan tenaga pembatik yang ada di wilayah kecamatan masing-masing.

“Khusus untuk bordir tujuannya adalah menggiatkan kembali perekonomian masyarakat melalui IKM bordir. Karena Kabupaten Probolinggo salah satu di Jawa Timur termasuk di Indonesia pengrajin bordir yang cukup dikenal karena produknya sudah sampai ke luar Jawa dan Bali. Dari Bali nanti menyebar bisa juga ke luar negeri,” jelasnya.

Untuk lomba fashion bordir ini terang Taufik, desainnya diutamakan skor tertinggi tentunya diharapkan desain atau motif dari bordir manual bukan bordir komputer. Soalnya nilainya lebih tinggi karena lebih membutuhkan waktu yang lama dan kehati-hatian.

“Pengrajin bordir di Kabupaten Probolinggo banyak tersebar di wilayah Kecamatan Pajarakan, Kraksaan, Krejengan dan Leces. Serta ada juga di wilayah Kecamatan Wonomerto,” tegasnya.

Tujuan akhir kegiatan lomba fashion ini terang Taufik adalah memasyarakatkan kembali batik dan bordir di Kabupaten Probolinggo. Sekaligus mengangkat perekonomian masyarakat.

“InsyaAllah support dari Pemerintah Daerah harapannya juga diikuti oleh beberapa organisasi masyarakat, masyarakat sendiri termasuk perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Probolinggo. Kalau biasanya seragam beli di mall atau di toko, cobalah dari perusahaan-perusahaan ini memakai produk lokal khas Probolinggo,” pungkasnya. (len/ian).

Artikel ini telah dibaca 6 kali

Baca Lainnya

Serap Aspirasi Masyarakat, Dini Rahmadina Datangi Pasar Sukapura

28 April 2026 - 14:58

Lantik Enam Pejabat Pemkab Probolinggo, Bupati Gus Haris Tekankan Integritas ASN

27 April 2026 - 14:48

Diperta Kabupaten Probolinggo Genjot Percepatan Tanam Serempak

24 April 2026 - 14:04

Apel Harjakapro ke-280, Bupati Gus Haris Tekankan Peran Perempuan dan Refleksi Sejarah

23 April 2026 - 18:57

Disporapar Kabupaten Probolinggo Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif dan Pemuda Wisata Tingkatkan Skill Konten Kreatif

22 April 2026 - 10:38

Banyak Manfaat, DPRD Kota Probolinggo Dorong joging Track 

17 April 2026 - 21:04

Trending di Kabar Probolinggo