Probolinggo, kabarpas.com – Hujan deras daerah atas (Gunung Bromo) mengakibatkan Tembok Penahan Tanah (TPT) di Desa Karanganyar, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo ambrol. Derasnya aliran sungai Karanganyar mengakibatkan PTP setinggi 7 meter dan panjang 10 meter ini jebol. Dampak jebolnya PTP ini 10 rumah milik warga di bantaran sungai kritis dan terancam ambrol.
“Ambrol ini terjadi pada kemarin sore, (Selasa, 22/6/2021), padahal hujan di daerah sini tidak deras namun air sungai besar,” ujar warga setempat , Rodiyah kepada wartawan Kabarpas.com biro Probolinggo. Rabu (23/6/2021).
Rodiyah menambahkan, plengsengan ini baru saja selesai dibangun, namun jebol karena terkena air sungai, dan Jebolnya lengsengan ini, dua rumah milik warga nyaris tergerus dan rawan longsor.
“Dua rumah yang rawan longsor, karena mepet dengan tanggul yang jebol,” tambahnya.
Sementara itu, Camat Bantaran Saniwar menuturkan bersama Muspika sudah meninjau lokasi, dan hari ini sudah diperbaiki. TPT ini memang baru selesai dibangun oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
“Namanya alam tidak bisa diprediksi, kondisi hujan deras dan mengikis TPT ini, dan Alhamdulillah hari ini sudah langsung diperbaiki,” ujar Saniwar.
BPBD tanggap segera memperbaiki TPT ini karena dampak dari jebolnya TPT ini sekitar 10 rumah milik warga di bantaran sungai terncam longsor.
“Jebolnya TPT ini 10 rumah milik warga di bantaran sungai terancam longsor,“ pungkasnya. (wil/gus).

















