Probolinggo, Kabarpas.com – Puluhan jurnalis di Probolinggo menggelar aksi demo untuk mengecam sikap arogan oknum staf Kementerian Kelautan dan Perikanan terhadap seorang jurnalis JTV Situbondo, Andik Nur Holis.
Dengan membawa sejumlah poster berisi aksi kecaman, para jurnalis ini Long March dari Basecamp jurnalis Probolinggo, menuju Kantor DPRD Kota Probolinggo, di jalan Suoyo sambil orasi.
Selain itu, dua orang jurnalis juga melakukan aksi teatrikal di jalan Suroyo. Dimana, seorang jurnalis meniru gaya staf Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang mendorong seorang jurnalis saat peliputan di Situbondo.
“Kejadian yang menimpa kawan kita (Andik) di daerah Situbondo itu adalah kejadian yang tidak bermoral dan tidak berpendidikan,” teriak Eko Hardianto dengan suara lantang.
Menurutnya, kekerasan yang menimpa jurnalis saat di lapangan, agar tidak sampai terulang lagi.
“Kejadian seperti ini tidak terjadi lagi, saat kami melakukan peliputan di lapangan. Kami berharap oknum itu dikenakan sanksi sesuai aturan yang ada,” tegasnya.
Para jurnalis itu kemudian ditemui pimpinan DPRD Kota Probolinggo, Haris Nasution.
“Kami menerima aspirasi teman-teman jurnalis dan akan tindaklanjuti masalah ini kepada DPR RI serta mengirim surat kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan agar menjadi evaluasi,” tegas Nasution.
Sementara Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Raden Muhammad Jauhari menyebut bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan dewan setempat.
“Kami akan berkordinasi dengan wilayah kota secara berjenjang dan prosedur kepada pusat untuk proses hukum dan keputusan lebih lanjut,” pungkasnya. (Sam/Mel).

















