Reporter: Moch Wildanov
Editor: Titin Sukmawati
Probolinggo, Kabarpas.com – Siswi kelas VI SDN Kandang Jati Kulon I , berinisial CMDA (13) mengaku menjadi korban percobaan penculikan. Jumat, (13/02/2020).
Aksi korban yang berhasil lolos, ketika diajak 4 orang tidak dikenal yang mengendarai kendaraan minibus ini, kemudian dilaporkan oleh pihak sekolah beserta orang tua korban ke Mapolsek Kraksaan.
Kabar dari mulut ke mulut hingga beredar di medsos dan WA berdampak peristiwa ini menjadi heboh .
Kepada wartawan kabarpas.com, Mapolsek Kraksaan Kompol Sujianto mengaku, pihaknya sudah mendapat laporan tersebut.
“Kami sudah menerima laporan dari orangtua korban dan pihak sekolah,” ucapnya kepada wartawan Kabarpas.com biro Probolinggo.
Supaya tidak berdampak negatif, muspika dan MUI setempat menggelar sosialisasi ke SDN Kandangjati Kulon.
” Agar tidak ada kecemasan akibat peristiwa ini, dan akan kami dalami kebenaranya,” tegas Kapolsek.
” Orang tua lebih memperhatikan atau paling tidak ada yang menjemput dan mengantar bila putra-putrinya berangkat sekolah, dan di dalam lingkungan sekolah guru juga lebih memperhatikan murid-muridnya,” terangnya.
Sementara itu korban yang berhasil ditemui wartawan kabarpas.com, menceritakan kala itu dirinya hendak berangkat ke sekolah.
Dan saat sampai di area sepi, tiba-tiba ada mobil berhenti dan mengajak dirinya dengan iming-iming coklat.
“Saya tidak kenal jadi tidak mau ikut. Tapi malah terus dipaksa ikut. Karena takut saya injak kaki mereka lalu saya lari,” pungkasnya. (wil/tin).



















