Pasuruan, Kabarpas.com – Event tahunan Pasoeroean Tempo Doeloe 2026 akan dibuka pada Sabtu (4/4/2026) sore ini. Salah satu agenda yang paling dinantikan adalah Kirab Budaya 999 Satriyo Piningit, siap menyapa masyarakat dengan iring-iringan seni dan budaya yang kental akan nilai sejarah.
Acara ini tidak hanya menjadi ajang pelestarian tradisi, tetapi juga magnet ekonomi bagi Kota Pasuruan.
Direktur Vendor Invest Manajemen (ViM), Muchammad Soleh, mengungkapkan bahwa antusiasme pemangku kepentingan dan pelaku usaha dalam event tahun ini sangat luar biasa.
“Kirab dan pameran kali ini didukung oleh Pemkot Pasuruan dan berbagai lembaga budaya ternama seperti Kemenag, LP2BN, RAHAYU, KOSTI, Matra, Kabarpas, Pergunu Kota Pasuruan hingga perwakilan dari Klenteng,” ujarnya kepada Kabarpas.com.
Selain itu, juga ada keterlibatan akademisi dari Uniwara yang turut memperkuat narasi sejarah dalam event ini. Dan sektor ekonomi kreatif menjadi pilar utama dalam Pasoeroean Tempo Doeloe 2026.
Tercatat sebanyak 156 tenda UMKM yang disediakan panitia telah terisi penuh. Peserta tidak hanya datang dari lokal Pasuruan, tetapi juga diikuti oleh pelaku UMKM dari berbagai daerah di Jawa Timur.
”Semua tenda UMKM penuh terisi. Selain instansi dan stakeholder, peserta juga banyak yang berasal dari UMKM se-Jawa Timur. Kolaborasi dengan Dekranasda, APKLI, serta paguyuban UMKM lokal menjadi kunci suksesnya keterlibatan pelaku usaha ini,” jelas Muchammad Soleh.
Rangkaian Kirab Budaya ini dijadwalkan akan dilepas langsung oleh Wali Kota Pasuruan, H. Adi Wibowo melalui prosesi flag-off pada pukul 14.00 WIB.
Adapun rute kirab akan menempuh jarak sejauh 2,5 km, dimulai dari Stadion Untung Suropati menuju ke arah selatan, lalu lurus hingga pertigaan masuk kawasan GOR. “Perjalanan kirab ini akan berakhir di panggung utama GOR, yang kemudian dilanjutkan dengan Opening Ceremonial resmi,” imbuhnya.
Masyarakat diprediksi akan memadati sepanjang rute kirab untuk menyaksikan aksi 999 Satriyo Piningit yang menjadi simbol kearifan lokal dan semangat kebangkitan budaya di Kota Pasuruan.
Untuk sekadar diketahui, Vendor Invest Manajemen (Vim) adalah sebuah vendor yang bergerak dalam bidang pemberdayaan UMKM melalui pasar malam modern. (ajo/ian).

















