Selasa, 10 Maret 2026 – 23.50 | 1302 kali dilihat
Jember, Kabarpas.com – Trotoar, papan reklame, hingga kabel yang semrawut menjadi sasaran penataan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Jember melalui Satuan Tugas (Satgas) Infrastruktur dan Tata Ruang, Selasa (10/3/2026). Penataan dilakukan dengan pendekatan persuasif guna mengembalikan fungsi fasilitas publik sekaligus menjaga estetika kota selama Ramadan.
Sekitar 30 personel gabungan diterjunkan dalam kegiatan tersebut. Mereka berasal dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di antaranya Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Dinas PUPR dan Bina Marga, Dinas Perhubungan, serta Dinas Koperasi dan UMKM.
Kepala Satpol PP Jember Bambang Rudiyanto menyampaikan bahwa penataan dilakukan dengan mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat, khususnya para pedagang kaki lima (PKL). Pemerintah, kata dia, tidak melarang masyarakat untuk berjualan, namun mengingatkan agar tetap mematuhi ketentuan yang berlaku.
Menurutnya, trotoar sebagai jalur pedestrian harus tetap difungsikan bagi pejalan kaki. Karena itu, para pedagang diminta menjaga ketertiban dengan merapikan lapak, tenda, maupun terpal setelah selesai berjualan.
Selain penertiban lapak di area trotoar, Satgas juga menata spanduk dan reklame yang tidak sesuai aturan serta memperhatikan kerapian kabel fiber optik di sejumlah titik kota. Penataan juga menyasar kebersihan kawasan bantaran sungai.
Langkah tersebut, lanjut Bambang, menjadi bagian dari dukungan terhadap gerakan nasional untuk menciptakan lingkungan yang Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI). Ia berharap momentum Ramadan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan keindahan kota.
Dengan penataan yang dilakukan secara bertahap dan persuasif, pemerintah menargetkan terciptanya wajah kota Jember yang lebih tertib, bersih, dan nyaman bagi seluruh warga. (dan/ian).

















