Jember, Kabarpas.com – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kabupaten Jember melakukan pemantauan langsung harga dan ketersediaan bahan pokok di sejumlah pasar tradisional. Pantauan dilakukan di tiga pasar utama, yakni Pasar Jenggawah, Pasar Balung, dan Pasar Tanjung yang merupakan pasar tradisional terbesar di Kabupaten Jember.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas harga sembako sekaligus memastikan pasokan bahan pangan mencukupi kebutuhan masyarakat selama Ramadhan. Satgas Pangan menyisir lapak pedagang, berdialog langsung dengan penjual, serta mencatat perkembangan harga sejumlah komoditas strategis seperti beras, gula, minyak goreng, telur, daging ayam, cabai, bawang merah, dan bawang putih.
Kanit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Jember, Ipda Harry Sasono menyampaikan bahwa hasil pemantauan di tiga pasar tersebut menunjukkan kondisi harga bahan pokok relatif stabil. Menurutnya, meskipun terdapat fluktuasi pada beberapa komoditas, pergerakannya masih dalam batas wajar dan tidak menunjukkan lonjakan signifikan.
Ipda Harry menjelaskan, pemantauan ini merupakan bagian dari upaya Satgas Pangan Jember untuk mencegah terjadinya gejolak harga yang kerap muncul menjelang hari besar keagamaan. Selain memantau harga, Satgas juga memastikan distribusi barang berjalan lancar dan tidak ada indikasi penimbunan yang dapat merugikan masyarakat.
Dalam pantauan tersebut, Satgas Pangan juga mengecek ketersediaan stok sembako di tingkat pedagang. Berdasarkan hasil pengecekan, stok bahan pangan dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Jember hingga memasuki awal Ramadhan. Pedagang juga menyampaikan bahwa pasokan dari distributor masih berjalan normal.
Ipda Harry menegaskan bahwa Satgas Pangan akan terus melakukan pemantauan secara berkala, khususnya mendekati awal puasa dan menjelang Idulfitri. Langkah ini dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus menjaga iklim perdagangan tetap kondusif.
Selain itu, Satgas Pangan Jember juga mengimbau para pedagang agar tidak menaikkan harga secara tidak wajar dan tetap mematuhi ketentuan yang berlaku. Masyarakat pun diminta berbelanja secara bijak dan tidak melakukan aksi borong yang dapat memicu kelangkaan barang di pasaran.
Menurut Ipda Harry, keterlibatan berbagai unsur dalam Satgas Pangan, mulai dari kepolisian, pemerintah daerah, hingga instansi terkait lainnya, menjadi kunci dalam menjaga stabilitas harga sembako. Sinergi tersebut diharapkan mampu mencegah praktik-praktik yang berpotensi mengganggu distribusi dan harga bahan pokok.
Dengan dilakukannya pemantauan di Pasar Jenggawah, Pasar Balung, dan Pasar Tanjung, Satgas Pangan Jember optimistis kondisi harga dan ketersediaan sembako menjelang bulan suci Ramadhan tetap terkendali. Pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat guna memastikan kebutuhan pokok tetap terjangkau selama bulan penuh berkah tersebut. (dan/ian).



















