Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 24 Jan 2026

Pasien Jadi Prioritas, Gus Fawait Dorong Pelayanan Cepat dan Manusiawi demi UHC Berkualitas


Pasien Jadi Prioritas, Gus Fawait Dorong Pelayanan Cepat dan Manusiawi demi UHC Berkualitas Perbesar

Jember, Kabarpas.com – Pemkab Jember menegaskan arah kebijakan Universal Health Coverage (UHC) tidak berhenti pada capaian administratif kepesertaan. Fokus utama kini bergeser pada kualitas layanan kesehatan yang benar-benar dirasakan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Jember Muhammad Fawait saat melakukan kunjungan kerja ke Puskesmas Rambipuji, Sabtu (24/1/2026).

Bupati yang akrab disapa Gus Fawait menilai puskesmas memegang peran krusial sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan. Setiap hari, fasilitas kesehatan tingkat pertama ini menjadi titik temu langsung antara negara dan masyarakat.

“UHC tidak boleh berhenti pada kepesertaan. Yang paling penting adalah kualitas layanan yang benar-benar dirasakan masyarakat,” tegas Gus Fawait.

Dalam arahannya, Gus Fawait menitipkan tiga fokus utama yang harus menjadi perhatian Puskesmas Rambipuji, yakni pelayanan, fasilitas, dan tata kelola pendapatan. Pelayanan kesehatan, menurutnya, harus diberikan secara cepat, maksimal, dan manusiawi agar hak dasar masyarakat atas kesehatan terpenuhi secara nyata.

Ia juga menekankan perlunya perubahan sudut pandang dalam pengelolaan fasilitas. Kenyamanan dan kelayakan ruang pelayanan bagi pasien harus menjadi prioritas. Bahkan, harus lebih utama daripada fasilitas kepala puskesmas.

“Fasilitas pasien harus lebih baik. Ini soal perspektif pelayanan publik dan keberpihakan kepada masyarakat agar manfaat UHC benar-benar terasa,” ujarnya.

Selain pelayanan dan fasilitas, Gus Fawait menyoroti pentingnya tata kelola keuangan puskesmas. Dana kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) harus dioptimalkan secara efisien dan transparan agar berbanding lurus dengan peningkatan mutu layanan.

“Jika kapitasi dikelola dengan tepat dan efisien, kualitas layanan akan meningkat tanpa membebani masyarakat,” jelasnya.

Sebagai bagian dari transformasi sistem kesehatan daerah, Pemkab Jember akan menerapkan penilaian kinerja fasilitas kesehatan secara rutin setiap tiga bulan. Evaluasi ini tidak hanya bertujuan mengukur capaian layanan, tetapi juga menjadi bagian dari strategi penguatan sumber daya manusia dan kaderisasi pimpinan rumah sakit daerah.

“Transformasi layanan kesehatan membutuhkan SDM yang profesional dan berintegritas. Evaluasi ini bagian dari proses itu,” kata Gus Fawait.

Arahan Bupati Jember tersebut disambut positif oleh Kepala Puskesmas Rambipuji dr. Dina Nurul Agustina. Ia menyatakan kesiapan jajarannya untuk menindaklanjuti kebijakan tersebut, terutama dalam peningkatan kualitas pelayanan dan penataan fasilitas yang lebih ramah pasien.

“Kami siap memperkuat layanan kesehatan dasar dan mengoptimalkan pengelolaan dana kapitasi agar pelayanan semakin cepat, nyaman, dan profesional, sehingga manfaat UHC benar-benar dirasakan masyarakat,” tandasnya. (dan/ian).

Artikel ini telah dibaca 7 kali

Baca Lainnya

Baru Sepekan Menjabat, Kasat Resnarkoba Polres Pasuruan Kota Ringkus Para Pengedar Sabu

25 Januari 2026 - 11:53

Mas Adi Buka Pasuruan Campus Expo 2026, Siapkan Generasi Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

25 Januari 2026 - 11:43

City Rolling Malam Penuh Gaya, All New Honda Vario 125 Night Ride di Surabaya

25 Januari 2026 - 11:30

Kurangi Jarak Rujukan, Pemkab Jember Rancang RS Pemerintah di Wilayah Barat

24 Januari 2026 - 23:57

Semarakkan HUT ke-76, PDGI Pasuruan Gelar Potong Tumpeng dan Talk Show

24 Januari 2026 - 16:47

Seret Bupati Jember ke Pengadilan, Kuasa Hukum Sebut Gugatan Salah Forum dan Salah Subjek

24 Januari 2026 - 09:47

Trending di KABAR NUSANTARA