Pasuruan, Kabarpas.com – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) terus bergerak cepat dalam menjaga stabilitas ekonomi di awal tahun 2026. Melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kota Pasuruan, Pemprov Jatim menggelar pasar murah di Kelurahan Mandaranrejo pada Rabu (21/01/2026) guna menekan angka inflasi dan memperkuat daya beli masyarakat.
Hadir meninjau langsung di lokasi, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa didampingi oleh Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo (Mas Adi). Kehadiran orang nomor satu di Jatim ini tidak hanya untuk memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar, tetapi juga untuk menyerahkan bantuan sosial berupa beras kepada lansia serta telur bagi ibu hamil.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jatim, Iwan, menjelaskan bahwa kegiatan di Mandaranrejo ini merupakan titik keenam dari rangkaian operasi pasar yang direncanakan Pemprov Jatim.
“Kami sengaja menyasar langsung ke tingkat kelurahan agar masyarakat memiliki akses yang lebih dekat dan mudah. Selain menyediakan bahan pokok, kami juga melibatkan pelaku UMKM lokal untuk menggerakkan ekonomi di sekitar lokasi,” ujar Iwan.
Dalam kegiatan ini, sejumlah kebutuhan pokok dijual dengan harga di bawah rata-rata pasar.
Sementara itu, Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi Pemprov Jatim dalam memperhatikan kesejahteraan warga Kota Pasuruan. Menurutnya, fluktuasi harga di awal tahun seringkali membebani rumah tangga, sehingga kehadiran pasar murah menjadi solusi yang sangat dinantikan.
“Kami mendampingi Ibu Gubernur hari ini dan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Kegiatan ini sudah dilakukan kesekian kalinya di Kota Pasuruan dan manfaatnya sangat dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Mas Adi.
Ia menambahkan bahwa sinergi ini diharapkan dapat memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas ekonomi daerah sepanjang tahun 2026. (emn/ian).



















