6 PDP Negatif Swab di RSUD Bangil Diperbolehkan Pulang

Reporter: Ajo

Editor : Agus Hariyanto

 

 

 

Pasuruan, Kabarpas.com – Sebanyak enam Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di RSUD Bangil akhirnya diperbolehkan pulang ke rumahnya masing-masing. Itu setelah mereka dinyatakan hasil swabnya negatif corona.

“Tentu menjadi berita yang sangat menggembirakan bagi keluarga PDP yang hasil swab nya negative. Tetap waspada, jaga Kesehatan dan imun, serta melaksanakan seluruh anjuran pemerintah dengan sebaik-baiknya,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penangaan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, Anang Saiful Wijaya.

Dijelaskan, hingga Selasa (14/04/2020) sore, jumlah pasien positif Covid-19 yang dirawat di RSUD Bangil tetap 10 orang. Sedangkan jumlah PDP (pasien dalam pengawasan) bertambah 1 orang dari 26 orang menjadi 27 orang. Begitu juga dengan jumlah ODP (orang dalam pemantauan) bertambah 15 orang, yakni dari 91 orang menjadi 106 orang.

“Penambahan 1 orang PDP yakni seorang laki-laki, warga Kecamatan Prigen yang mengeluh sakit dengan gejala mirip Covid-19, yakni demam, flu dan batuk disertai sesak nafas. Ia lantas datang ke RSUD Bangil, Senin (13/04/2020) malam,” terangnya.

“Orang ini punya riwayat perjalanan dari salah satu daerah Pandemik di Jawa Timur. Kemudian kemarin malam mengeluh sakit yang gejalanya mirip Covid-19, dan langsung ke RSUD Bangil,” tambahnya.

Dengan bertambahnya 1 orang PDP baru, maka total jumlah PDP berjumlah 27 orang. Terdiri dari 15 orang negative swab (12 orang pulang dari RSUD Bangil dan 3 orang pulang dari RS Saiful Anwar Malang), 6 orang baru saja dinyatakan negative swab (malam ini pulang), 3 orang negative rapid test dan masih diisolasi di RSUD Bangil, serta 3 orang meninggal yang dinyatakan negative swab, terdiri dari 2 warga Prigen dan 1 warga Lekok. “Khusus 6 PDP yang boleh pulang malam ini sudah dirawat di RSUD Bangil sejak 27 Maret lalu dan dinyatakan boleh kembali ke keluarganya,”imbuhnya.

Lain PDP, lain pula ODP. Meningkatnya jumlah OPD hingga 15 orang, terdiri dari 1 orang warga Tosari, 2 warga Lumbang, 2 warga Bangil, 4 warga Beji, 1 warga Puspo, 4 warga Winongan dan 1 warga Kecamatan Gempol.Sementara itu, terhadap 10 pasien positif Covid-19, Anang menegaskan bahwa kondisinya stabil. Dalam artian secara fisik dinyatakan sehat, dan mudah-mudahan hasilnya pun menggembirakan.

“Mudah-mudahan segera sembuh dari virus corona, dan ketika dites rapid dan swab lagi, hasilnya menggembirakan atau negative swab. Kalau sudah negative, bisa pulang dan kembali ke keluarga. Itu doa kita bersama,” pungkasnya. (ajo/gus).