Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Peristiwa · 8 Okt 2025

285 Guru Ngaji di Jelbuk Terima Insentif, Warga Apresiasi Langkah Pemkab Jember


285 Guru Ngaji di Jelbuk Terima Insentif, Warga Apresiasi Langkah Pemkab Jember Perbesar

Rabu, 08 Oktober 2025 – 16.25 | 819 kali dilihat

 

Jember, Kabarpas.com – Sebanyak 285 guru ngaji di Kecamatan Jelbuk akhirnya menerima insentif dari Pemerintah Kabupaten Jember. Penyaluran dilakukan oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) pada Rabu (8/10/2025) di enam desa wilayah kecamatan tersebut.

Kabag Kesra Kabupaten Jember, Nurul Hafid Yasin, menjelaskan bahwa proses pencairan kali ini berjalan lancar di seluruh titik penyaluran. “Berdasarkan hasil pendataan, jumlah guru ngaji di Kecamatan Jelbuk meliputi Desa Jelbuk sebanyak 34 orang, Panduman 51, Sucopangipok 45, Suger Kidul 57, Suko Jember 67, dan Sukowiryo 31 orang,” ungkapnya.

Ia menambahkan, sistem pencairan tahun ini dibuat lebih sederhana dan efisien agar tidak lagi mempersulit para penerima manfaat. Pendekatan baru tersebut dilakukan melalui koordinasi antara Kesra, pemerintah desa, dan lembaga keuangan penyalur.

Selain Kecamatan Jelbuk, Bagian Kesra juga menyalurkan insentif di Kecamatan Wuluhan pada hari yang sama.

Proses pencairan yang lebih cepat tahun ini disambut positif oleh para guru ngaji. Salah satunya Ilyasin (50), pengajar dari Desa Panduman, yang mengaku merasakan perbedaan besar dibanding tahun-tahun sebelumnya.
“Dulu pencairan insentif guru ngaji sangat sulit. Banyak tahapan yang harus dilalui, mulai dari desa, kecamatan, sampai verifikasi berkas, antrean di bank juga panjang. Sekarang prosesnya jauh lebih mudah dan cepat,” ucapnya.

Ilyasin juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Bupati Fawait atas perhatian yang diberikan kepada para guru ngaji. Ia menyebutkan bahwa bantuan sebesar Rp 1.500.000 yang diterimanya sangat membantu memenuhi kebutuhan keluarga.

“Honor ini sangat berharga bagi kami. Kami berterima kasih kepada Bapak Bupati Gus Fawait atas perhatiannya,” katanya.

Meski begitu, Ilyasin berharap ke depan pendataan guru ngaji bisa dilakukan lebih merata dan mempertimbangkan kualitas pengajaran meski hanya memiliki segelintir santri.

Program insentif guru ngaji ini diharapkan dapat menjadi bentuk dukungan nyata bagi para pendidik agama yang berperan penting dalam membentuk karakter dan akhlak generasi muda di Kabupaten Jember. (dan/ian).

Artikel ini telah dibaca 26 kali

Baca Lainnya

Lapangan Jati Turi Dipadati Pengunjung, Launching All New Vario 125 Street di Blitar Berlangsung Semarak

14 Februari 2026 - 20:58

Dari Desa ke Triliunan Rupiah: Strategi Fawait–Bima Arya Bikin Uang Berputar di Jember

12 Februari 2026 - 20:36

Hari Kedua Pencarian Nelayan Hilang di Pasuruan, Radius Penyisiran Diperluas hingga 26 KM

10 Februari 2026 - 18:26

Nelayan Pencari Rajungan Hilang di Perairan Kalirejo Pasuruan, Perahu Ditemukan Berlayar Tanpa Awak

9 Februari 2026 - 20:06

Disambut Hangat di Pendopo, Persid Jember Rayakan Juara Grup di Liga 4 Jatim

7 Februari 2026 - 19:18

Datang Berombongan ke Jember? Dishub Siapkan Transportasi Wisata Gratis 

5 Februari 2026 - 20:37

Trending di Peristiwa