TRC Tanggap Bencana Harus Siaga, Tanggap dan Galang

0
38

Reporter : Mahfudz
Editor : Anis Natasya

Probolinggo, Kabarpas.com – Untuk mengetahui tentang kesiapan tanggap bencananya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo bekerja sama dengan OPD dan instansi terkait melakukan Apel Siaga Bencana Kabupaten Probolinggo, Rabu (6/12/2017) pagi di halaman Eks Kantor Bupati Probolinggo di Kecamatan Dringu.

Apel Pasukan Siaga Bencana ini dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0820 Probolinggo Letkol Kav. Depri Rio Saransi dan diikuti oleh personel Kodim 0820 Probolinggo, Polres Probolinggo, Dinas Perhubungan, Satpol PP, BPBD Kabupaten Probolinggo (Pusdalops, TRC dan Relawan), Tagana, Pramuka, PMI, Orari dan Banser.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Anung Widiarto menyampaikan, tujuan diselenggarakannya kegiatan Apel Siaga Bencana ini untuk mengetahui kesiapsiagaan personil/pasukan dan sarana prasarana dalam penanganan bencana di Kabupaten Probolinggo serta kelemahan maupun kekurangan guna perbaikan lebih lanjut.

Sementara Dandim 0820 Probolinggo Letkol Kav. Depri Rio Saransi menegaskan bahwa strategis dalam mengatasi dan menanggulangi bencana sangat penting. “Tanggap bencana bukan hanya dilakukan setelah bencana, akan tetapi harus dilakukan sebelum terjadi bencana dengan berbagai macam kesiapan penanganan bencana,” katanya.

Menurut Dandim, pasukan TRC tanggap bencana berpedoman dengan 3 (tiga) kata kunci yang dikembangkan di lapangan. Yakni, Siaga yang artinya siap sedia bergerak cepat di lapangan. Kedua Tanggap yang artinya merespon cepat dan melaksanakan dengan cepat. “Serta ketiga, Galang yang artinya siap untuk menggalang mengatasi setiap mungkin menghadapi permasalahan yang dihadapinya,” tegasnya.

Usai pelaksanaan apel, Dandim 0820 Probolinggo Letkol Kav. Depri Rio Saransi beserta undangan melaksanakan inspeksi kesiagaan personil dan sarana prasana kebutuhan penanganan bencana di Kabupaten Probolinggo. (pu2t/nis)