Serunya Mengibarkan Bendera di Puncak Gunung Butak, Antara Perjuangan dan Keberhasilan

Kali ini, tim Kabarpas.com bersama Ayo Piknik Mlg mencoba menjelajahi wilayah Malang Raya yakni mendaki Gunung Butak Malang. Berikut laporan dari tim Kabarpas.com dan Ayo Piknik Mlg.

————————————————————-

Oleh : Memey Mega, dari Malang, Indonesia

————‐——————————————————-

KABARPAS.COM – Tanggal 17 Agustus merupakan hari kemerdekaan RI. Momen tersebut merupakan hari penting bagi masyarakat Indonesia karena merupakan hari kemerdekaan dari penjajahan.

Tak heran jika banyak masyarakat yang ingin memperingatinya dengan berbagai macam cara salah satunya dengan mengibarkan bendera merah putih di puncan gunung.

Seperti yang dilakukan oleh sekelompok mahasiswa Universitas Malang bersama wisatawan asing yang melakukan upacara bendera di puncak gunung Butak Malang.

Gunung yang terletak di Jawa Timur ini merupakan gunung tipe stratovolcano (gunung berapi komposit) dengan ketinggian 2.868 mdpl, cukup rendah dibanding gunung-gunung lain di Jawa Timur seperti Gunung Semeru dan Gunung Raung. Siapa pun dijamin tak akan menyesal setelah mendaki Gunung Butak. Keindahan pemandangan yang ditawarkan pada jalur dan puncaknya akan membuatmu langsung terpesona.

Gunung di Jawa Timur ini memiliki sabana yang dipenuhi hamparan bunga edelweiss. Datanglah sekitar bulan Juli – Agustus untuk menikmati bunga edelweiss yang sedang bermekaran.

Sabana yang terletak di puncak Gunung Butak ini sangatlah luas, kamu pun bisa menikmati panorama perbukitan di sekelilingnya. Kontur tanah yang datar juga membuat sabana ini kerap digunakan area kemah dan istirahat para pendaki. Ada pula sumber air bersih yang bisa digunakan para pengunjung.

Namun, jalur menuju Gunung Butak memang dikenal sulit. Akan tetapi semua lelah kamu akan terbayar saat berhasil sampai di puncak gunung. Pemandangan alam yang indah akan muncul di hadapanmu. Dari sini, kamu dapat melihat pemandangan Gunung Arjuno yang tampak jelas berdiri gagah dan berselimut awan putih saat cuaca cerah.

Di pagi hari, puncak Gunung Butak adalah spot terbaik untuk menikmati matahari terbit. Adanya samudera awan pun seolah menambah pesona matahari terbit. Panorama tersebut tentu akan menjadi objek foto yang menarik.

Gunung yang masuk gugusan Gunung Putri ini berada di perbatasan Kabupaten Blitar dan Malang. Meskipun tergolong cukup rendah di antara gunung lainnya di Jawa Timur, Gunung Butak juga menawarkan trek yang menantang. Tersedia beberapa jalur resmi pendakian Gunung Butak, yaitu jalur pendakian via Panderman dan Sirah Kencong.

Jalur Panderman adalah rute yang kerap dipilih pendaki karena memiliki medan yang cukup landai, meski tergolong jauh. Sementara jalur Sirah Kencong yang dapat ditempuh lebih cepat, justru memiliki karakteristik jalur yang lebih ekstrem. Tak hanya itu, jalur Sirah Kencong juga tidak memiliki sumber mata air sehingga kamu harus menyiapkan logistik dengan baik.

Saat sudah mencapai puncak gunung, para mahasiswa dan pendaki lainnya langsung menggelar upacara bendera. Tentunya usai kelelahan mendaki, momen upacara tersebut seperti sebuah misi yang sukses bagi sekelompok pendaki.

“Akhirnya misi berhasil mengibarkan bendera di puncak gunung Butak setelah hampir 7 jam mendaki. Mendaki membuat kita sadar kalau tidak mudab meraih kemerdekaan. Membuat kita menghargai jasa para pahlawan,” terang Zaki salah satu pendaki.

Nah itu tadi sedikit info tentang pendakian di Gunung Buthak. Ingin tahu info-info seputar traveling lainnya. Bisa langsung hubungi Kabarpas.com dan Ayo Piknik Mlg. (Bersambung)