SDN Gentong Ambruk, Sekda Kota Pasuruan Minta Disdik-PU Cek Seluruh Bangunan Sekolah

Reporter: Sugeng Hariyono

Editor: Sukiswanti

 

Pasuruan, Kabarpas.com – Seketaris Daerah Pemkot Pasuruan, Bahrul Ulum mengaku kaget mendapatkan berita terkait ambruknya atap bangunan di SDN Gentong yang terjadi pada Selasa (5/11/2019) pagi atau waktu jam pelajaran sedang berlanjut tersebut.

Dia menjelaskan, akibat ambruknya SDN Gentong tersebut, pihaknya meminta pihak Dinas Pendidikan dan Pekerjaan Umum untuk mengecek seluruh bangunan sekolahan di Kota Pasuruan agar tidak ada kejadian serupa.

“Ini pelajaran yang berharga harus ada pengecekan bangunan-bangunan sekolah yang lain supaya tidak terjadi kejadian yang sama. Sudah saya sampaikan kepada dinas pendidikan dan PU supaya ngecek bangunan sekolah lainnya supaya tidak terulang lagi,” katanya kepada Kabarpas.com.

Dia mengatakan bahwa SDN Gentong tersebut terakhir direhab pada tahun 2012 dan hingga saat ini tidak ada renovasi lagi.

“Kalau bangunannya itu sudah tua. Dan terakhir direhab pada tahun 2012. Tahun ini tidak ada pembangunan, Tapi yang jelas pemerintah Pasuruan akan melakukan pembangunan ruang kelas yang baru karena itu merupakan kebutuhan bagi anak-anak di sana. Harapannya mudah-mudahan tahun 2020 ini bisa dilakukan pembangunannya,”ujarnya.

Pihaknya juga mengaku turut berduka cita dan berbelasungkawa atas meninggalnya para korban.

Dikabarkan sebelumnya bahwa korban akibat kejadian tersebut ada dua orang meninggal dunia diantaranya seorang pengajar bernama Sevina Arsy Wijaya, dan satu orang murid bernama Irza Amira siswi kelas 2 SDN Gentong.

Sementara yang mengalami luka berat juga ada dua orang diantaranya Abdul Mukti (8) mengalami patah tulang paha kiri dan Dina Hilda handin (10) mengalami patah tulang terbuka.

Serta ada 10 siswa-siswi yang mengalami luka ringan diantaranya Zidan Izzulhaq (8), Wildanul firdausi (11), Alysah (7), Kina (8),Akbar (8),Siti Rohmania (8)
Aisyah (8), Zahra Salsabila (9), Ahmad Gerhana (8), dan Moh. Putra (11). (yon/kis).