Polisi : Pelanggaran Lalu-lintas di Pasuruan Didominasi Pengendara di Bawah Umur

Reporter : Hendry Londo

Editor : Titin Sukmawati

 

Pasuruan, Kabarpas.com – Dalam sepekan pelaksanaan operasi tertib lantas melalui Operasi Zebra Semeru 2019, petugas jajaran Satlantas Polres Pasuruan telah menindak tegas ribuan pelanggar.

Dalam pelaksanaan operasi tersebut, petugas mengacak lokasi maupun waktunya serta menjalin kerjasama dengan instansi terkait di antaranya yaitu dari PM TNI, Dishub, Satpol PP dan Dispenda (Dinas Pendapatan Daerah).

Menurut Kasatlantas Polres Pasuruan AKP Bayu Halim Nugraha, dalam sepekan ini pihaknya telah berhasil menjaring 1810 pelanggar.

“Dari 1810 pelanggar yang ditindak tegas tersebut didominasi oleh pengendara sepeda motor sebanyak 1694 dan urutan kedua diduduki oleh mobil pikap 40 pelanggar,” ungkapnya kepada Kabarpas.com, Senin (28/10/2019).

Dijelaskan, untuk jumlah 1694 pelanggar sepeda motor tersebut, hampir 40% nya adalah pengendara di bawah umur atau siswa SMP, 35% pegawai swasta, dan sisanya ibu rumah tangga serta pengendara umum lainnya.

Dari data tersebut, kasat memaparkan bahwa kesadaran para orang tua dalam mempercayakan putra-putrinya (anak di bawah umur) membawa sepeda motor sendiri masih tinggi.

“Guna menekan hal tersebut diatas, atas petunjuk dan arahan Kapolres AKBP Rofiq Ripto Himawan, kami telah intensif memberikan pemahaman di setiap kegiatan wali murid di setiap sekolah,” ungkap mantan Kasatlantas Polresta Blitar Kota ini kepada wartawan Kabarpas.com. (hen/tin).