Pemkot Pasuruan Gelar Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat 2019

Reporter : Ajo

Editor : Agus Hariyanto

 

Pasuruan, Kabarpas.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan melalui Dinas Pemberdayaan, Perempuan, Perlindungan Anak Dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Pasuruan, bekerjasama dengan Kesatuan Gerak PKK Kota Pasuruan menyelenggarakan Puncak Peringatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke XVI dan Hari Kesatuan Gerak PKK ke 47 Tahun 2019.

Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM), merupakan upaya untuk menumbuh kembangkan semangat gotong royong dan peran aktif masyarakat dalam pembangunan. Gotong royong merupakan modal sosial yang tumbuh dan berkembang di masyarakat, menggambarkan adanya proses bekerja bersama-sama saling berbagi peran dan tugas secara bersama sebagai bagian dari pemberdayaan diri secara kolektif.

Kegiatan tersebut diselenggarakan selama 3 hari berturut-turut, yaitu mulai hari Selasa sampai dengan hari Kamis tanggal 5 November sampai dengan tanggal 7 November 2019 dan secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Pasuruan di GOR Untung Suropati Jalan Sultan Agung Kota Pasuruan.

Tampak hadir Jajaran Forkopimda Kota Pasuruan, Asisten, Kepala OPD Se-Kota Pasuruan, Camat Se-Kota Pasuruan, Lurah Se- Kota Pasuruan, Ibu Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kota Pasuruan beserta anggota, Para pelaku dunia usaha selaku peserta serta undangan lain.

Menurut Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan, Perempuan, Perlindungan Anak Dan Keluarga Berencana Kota Pasuruan, Sugiarti, mengatakan maksud dan tujuan diselenggarakan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kepedulian serta peran aktif masyarakat berdasarkan kebersamaan, kekeluargaan dan kegotongroyongan menuju pada penguatan integrasi sosial.

Sementara, Sekretaris Daerah Kota Pasuruan, Bahrul Ulum mengatakan, Bulan Bhakti Gotong Royong merupakan momentum bersama untuk mengingatkan tentang arti penting gotong royong, terutama kepada generasi penerus yang akan memikul sejarah ke depan.

“Kita perlu menanamkan semangat gotong royong kepada anak-anak kita, kepada generasi muda kita, sebab merekalah pemuda masa depan bangsa ini,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, semangat gotong royong memang harus ditanamkan sejak dini dalam proses pendidikan anak-anak selaku generasi muda. Itulah sebabnya semangat gotong royong harus diajarkan melalui kegiatan praktik-praktik yang nyata dan bukan sekedar wacana.

“Hari ini juga kita memperingati Hari Kesatuan Gerak PKK yang tujuannya adalah untuk mengingatkan kita semua tentang peran keluarga khususnya peran ibu, peran perempuan dalam membangun keluarga yang sehat dan sejahtera. Sebab keluarga yang kuat merupakan pondasi bagi kita untuk membangun Kota Pasuruan untuk maju dan sejahtera,” tandasnya.

Dalam kesempatan ini, Sekretaris Daerah Kota Pasuruan menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada para ibu dan kaum perempuan, para penggiat PKK yang tanpa lelah dan dengan penuh semangat telah melaksanakan berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi keluarga dan masyarakat.

“Perlu pula disampaikan bahwa dalam rangka memperingati BBGRM dan HKG PKK ini sebagai bentuk kepedulian dan fasilitasi terhadap UKM untuk memasarkan produk-produknya. Sehingga dalam kesempatan ini kami mencoba mengumpulkan dan menampilkan berbagai pelaku UKM Kota Pasuruan dan Daerah lain untuk bisa memamerkan hasil produksinya sebagai sarana promosi dan media perdagangan,” pungkasnya. (ajo/gus).