Pemkot Pasuruan Gelar Bimtek Analisis Jabatan

Reporter : Ajo

Editor : Surya Meyga

 

Pasuruan, Kabarpas.com – Pemerintah Kota Pasuruan melalui Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kota Pasuruan, menyelenggarakan kegiatan bimbingan teknis analisis jabatan, analisis beban kerja dan evaluasi jabatan di lingkungan Pemerintah Kota Pasuruan.

Acara yang digelar di Valencia Resto & Cafe Jalan Hayam Wuruk Kota Pasuruan itu digelar selama dua hari. Yakni, mulai hari Rabu sampai dengan Kamis (9 – 10/10/2019).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Plt. Walikota Pasuruan dihadiri Sekretaris Daerah Kota Pasuruan, Asisten, Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Pasuruan, Camat, Lurah, Narasumber dan peserta.

Menurut Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kota Pasuruan, Kokoh Arie Hidayat mengatakan, tujuan penyelenggaraan kegiatan ini adalah memberikan pembinaan terhadap pengelola kepegawaian pada perangkat daerah tentang penyusunan analisis jabatan, analisis beban kerja dan evaluasi jabatan.

“Serta mensosialisasikan model pemberian tambahan penghasilan sesuai dengan ketentuan yang akan diterbitkan oleh Kementerian Dalam Negeri dan mengetahui kesiapan perangkat daerah terhadap penyelesaian hasil analisis jabatan dan analisis beban kerja pada masing-masing perangkat daerah,” katanya.

Untuk narasumber dalam kegiatan ini, yakni Plt. Walikota Pasuruan, Kepala Bagian Kelembagaan Dan Analisis Jabatan Biro Organisasi Sekretariat Jenderal Kementerian Dalam Negeri beserta Kasubbag, Kantor Regional II BKN Surabaya di Sidoarjo dan Pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Pasuruan.

“Kegiatan ini diikuti oleh 125 orang peserta terdiri dari 83 peserta yang merupakan pengelola kepegawaian di masing-masing perangkat daerah, UPT serta Kelurahan. Kepala Perangkat Daerah, Camat dan Lurah. Metode pelaksanaan ceramah, diskusi dan tanya jawab,” terangnya kepada Kabarpas.com.

Sementara, Plt. Walikota Pasuruan, Raharto Teno Prasetyo, dalam sambutanya mengatakan, dengan bimbingan teknis ini diharapkan para analis mandiri perangkat daerah dapat membuat laporan hasil analisa jabatan dan analisa beban kerja masing-masing sesuai sistematika pelaporan dengan menyertakan rekomendasi penataan keorganisasian baik dari aspek kelembagaan, ketatalaksanaan, kediklatan maupun kepegawaiannya.

“Disamping itu pula, yang juga harus segera dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Pasuruan adalah penyusunan standar kompetensi jabatan bagi jabatan pimpinan tinggi, administrator, pengawas dan pelaksana yang nantinya juga akan melibatkan tenaga analis dari seluruh perangkat daerah, dimana proses pengangkatan dan pemindahan dalam jabatan harus sesuai dengan kompetensinya walaupun yang terpenting dari semua itu adalah pertimbangan kebutuhan organisasi,” tegasnya.

Lebih lanjut dikatakan, standar kompetensi jabatan ini disusun juga harus bersesuaian dengan hasil analisis jabatan menyangkut persyaratan jabatannya.

“Melalui bimbingan teknis ini, diharapkan dapat menjadi awal yang baik bagi penyelesaian permasalahan jabatan, beban kerja pada masing-masing perangkat daerah serta klasifikasi jabatan sebagaimana tertuang dalam ketentuan manajemen pegawai negeri sipil,” pungkasnya. (ajo/mey).