PCNU Kota Pasuruan Gelar Istighotsah untuk Korban Ambruknya Atap Gedung SDN Gentong

Reporter : Rafid Ramadhoni

Editor : Diaz Octa

 

Pasuruan, Kabarpas.com – PCNU Kota Pasuruan menggelar istighosah, tahlil dan do’a bersama untuk para korban ambruknya atap empat ruangan kelas di SDN Gentong yang terjadi pada 5 November 2019 lalu. Acara doa bersama yang berlangsung di Masjid Al Ghofuriyah Gentong, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan tersebut, dihadiri oleh para ulama, tokoh masyarakat, dewan guru, dan ratusan wali murid SDN Gentong.

Acara tersebut digelar juga sekaligus sebagai bentuk penguatan mental agar korban yang tertimpa musibah diberikan kesabaran. Usai membaca istighosah, tahlil, dan doa bersama. Wakil Ketua PCNU Kota Pasuruan, KH Nailur Rochman memberikan tausiyah.

Dalam tausiyahnya, kiai muda NU ini menjelaskan bahwa Allah memberi 2 hal kepada manusia yakni diberi nikmat agar manusia bersyukur dan musibah agar manusia dekat kepada Allah untuk selalu sabar dan ridlo terhadap apa yang sudah ditetapkan oleh Allah.

“Ashobru indal mashooib ibadah, orang yang sabar ketika terkena musibah adalah ibadah. Kami dari PCNU Kota Pasuruan mengucapkan belasungkawa yang sedalam – dalamnya atas kejadian yang menimpa para korban,” ujar kiai Amak, Sabtu (10/11/2019).

“Insya Allah yang terkena musibah, guru dan murid yang meninggal dunia termasuk syuhada’ karena berjuang dalam pendidikan,” tambahnya.

Sementara, KH. Khalim Mas’ud, Ketua PCNU Kota Pasuruan, yang juga ikut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan agar para wali murid dan juga korban bisa mengambil hikmah dari musibah ambruknya atap bangunan empat ruangan kelas di SDN Gentong tersebut.

“Dibalik sebuah kejadian ini ada sebuah hikmah yang bisa diambil. Marilah dengan kejadian ini kita mengintropeksi diri kita,” tutupnya. (rfd/diz).