Mengenal Lebih Dekat Alvin Mahendra, Drummer Cilik Pasuruan dengan Segudang Prestasi

Alvin Mahendra, Drummer cilik asal Pandaan yang menjadi pembuka even musik spektakuler Jazz Tretes 2019 yang digelar di Wisata Pintu Langit, Desa Ledug, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Minggu-Senin (30/9-1/10) lalu berhasil merebut perhatian ribuan penonton. Seperti apakah sosok drummer cilik Pasuruan yang sudah punya segudang prestasi ini? Simak berikut laporannya.

————————————————————

Laporan : Abu Avzalea, Pasuruan

————————————————————

KABARPAS.COMBAK pepatah kecil – kecil cabe rawit, mungkin itulah kata-kata yang tepat untuk menggambarkan sosok drummer cilik Pasuruan bernama Alvin Mahendra.

Di usianya yang masih tergolong muda, Alvin telah meraih segudang prestasi dalam bidang musik. Bahkan, beberapa waktu lalu anak dari pasangan Hendro Wicaksono dan Magdalena Mariati ini berhasil tampil sukses menyedot perhatian ribuan penonton dalam ajang bergengsi Jazz Tretes 2019.

Dalam ajang bergengsi yang digelar setiap tahun itu, Alvin tampil selama dua hari. Untuk di hari pertama, Alvin tampil dengan skill terbarunya DJ sebagai pembuka bintang tamu Raisa. Ia tampil selama 15 menit dengan empat buah lagu khas EDM. Tak ayal ribuan penonton pun dibuatnya berjingkrak-jingkrak mengikuti alunan kreasi lagu Alvin.

Sukses di hari pertama, Alvin kembali tampil untuk menjadi pembuka Jazz Tretes 2019 hari kedua dengan guest star Ari Lasso. Lagi-lagi Alvin menunjukkan kemampuannya dalam menggebuk drum dengan lagu Awakening sebagai pembuka. Disusul dengan solo drum tanpa musik dan kolaborasi dengan Yoyok Fals.

“Bangga dan senang dapat berpartisipasi di even keren Jazz Tretes ini. Semoga ribuan penonton yang hadir juga merasakan begitu, ucap bocah penggemar Drummer Eric Moor itu kepada Kabarpas.com.

Sejak duduk di bangku sekolah dasar, ketertarikan Alvin Mahendra pada dunia musik telah terlihat. Orang tuanya sering mendapatinya memukul sofa, panci dan beberapa alat rumah tangga lainnya.

Saat itu dirinya baru menginjak kelas 4 SD. Ketika orang tuanya mulai mencoba membelikan beberapa alat musik mainan berupa drum. Dari permainan itulah, bakat Alvin mulai berkembang, meskipun hanya sebatas memainkan pukulan-pukulan tertentu.

“Setelah itu Ayah membelikan permainan drum yang sedikit lebih bagus. Dan saya diikutkan kelas drummer di salah satu sekolah musik di Surabaya,” cerita Alvin tentang awal mulanya ia tertarik pada drum.

Melihat perkembangan putranya yang cukup signifikan, Hendro bersama istrinya Magdalena Marianti semakin senang dan bersemangat. Bocah yang kini berusia 12 tahun itu pun mulai diikutkan berbagai perlombaan lokal, regional maupun nasional festival drum.

“Ia selalu saya ikutkan even-even di kota besar. Seperti di Bali dan Semarang Drum Competition, Lippo got talent, Musium Musik Dunia Drum Competition dan beragam kompetisi lainnya. Hampir semuanya Alvin dapat prestasi,” kata Hendro kepada Kabarpas.com.

Sejak keberhasilannya memperoleh beragam prestasi dari berbagai kompetisi itu, Alvin mulai banyak mendapatkan tawaran manggung, baik di dalam kota maupun luar kota. Seperti pekan lalu, bocah yang kini duduk di kelas VII SMP ABC Pandaan itu, manggung di even bergengsi Jazz Tretes 2019.

“Sebelumnya, bulan lalu di tempat yang sama Alvin juga manggung di even Jazz Kopi bersama Idang Rasjidi, Mus Mujiono dan Krakatau,” pungkasnya. (***/Titin Sukmawati).