Manjakan Penumpang, Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Berikan Layanan Bersifat Inklusif

Reporter : Wanti

Editor : Sukiswati

 

 

Bali, Kabarpas. com– Sebagai bandar udara yang mengedepankan pelayanan terhadap pengguna jasa, Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali tak pernah berhenti untuk terus berinovasi.

Kali ini, PT Angkasa Pura I (Persero) selaku pengelola bandar udara yang merupakan gerbang masuk utama wisatawan menuju Pulau Bali ini membuktikan komitmennya untuk memberikan pelayanan prima kepada seluruh pengguna jasa bandar udara tanpa terkecuali, dengan memperbarui fasilitas holding room yang ditujukan untuk memberikan pelayanan khusus kepada penumpang dengan kebutuhan khusus.

General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Herry A.Y. Sikado menegaskan bahwa hal ini merupakan wujud dari komitmen layanan yang bersifat inklusif.

“Komitmen layanan kami hanya satu, yaitu memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pengguna jasa bandar udara tanpa memandang,” ujar Herry kepada Kabarpas.com biro Bali.

“Fasilitas holding room yang terletak di kedua Terminal Keberangkatan kami percantik lagi sedemikian rupa, sehingga semakin dapat memberikan rasa nyaman bagi penumpang berkebutuhan khusus di bandar udara, mulai dari tiba di bandar udara sampai sebelum masuk ke dalam pesawat udara,” lanjutnya.

Bagi penumpang yang hendak menggunakan fasilitas ini, pertama-tama adalah melaporkan diri kepada personel Customer Service yang berada di konter pelayanan penumpang dengan kebutuhan khusus yang terletak di area drop zone Terminal Keberangkatan Domestik dan Terminal Keberangkatan Internasional.

Setelahnya, personel Customer Service akan mendampingi penumpang menuju check in counter di konter pelaporan tiket, serta untuk selanjutnya akan dilakukan serah terima penumpang dari personel Customer Service kepada petugas maskapai penerbangan.

Proses check in tiket sepenuhnya dilakukan oleh petugas maskapai penerbangan. Petugas maskapai kemudian akan mendampingi penumpang menuju holding room hingga waktu boarding tiba. Di dalam ruangan ini, telah disediakan beragam fasilitas yang dapat memberikan rasa nyaman bagi penumpang dengan kebutuhan khusus.

“Rangkaian proses sebelum memasuki pesawat udara dapat terasa cukup melelahkan bagi penumpang, untuk itu, berbagai fasilitas telah kami siapkan di ruangan tersebut untuk membuat penumpang dengan kebutuhan khusus dapat merasa nyaman sebelum menempuh perjalanan udara. Ukuran ruangan tersebut cukup luas, holding room di Terminal Keberangkatan Internasional luasnya sekitar 48,9 m2, serta untuk di Terminal Keberangkatan Domestik sekitar 32,4m2, sehingga sangat nyaman sebagai tempat untuk menunggu jadwal keberangkatan penumpang dengan kebutuhan khusus,” terang Herry.

Sesuai dengan amanat Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan, pasal 134 telah mengatur mengenai pemberian pelayanan dan fasilitas khusus dari bandar udara terhadap penumpang dengan kebutuhan khusus, penumpang lanjut usia, anak-anak di bawah usia 12 tahun, serta penumpang yang sedang dalam kondisi sakit. Hal tersebut diperkuat dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 178 Tahun 2015, yang mengatur bahwa bandar udara sebagai tempat layanan masyarakat, untuk menyediakan fasilitas yang mengakomodir seluruh penumpang, termasuk di dalamnya memberikan kemudahan dan kenyamanan dalam pelayanan terhadap penumpang dengan kebutuhan khusus.

“Sesuai dengan peraturan yang berlaku, kami telah sediakan sejumlah fasilitas di bandar udara yang diperuntukkan untuk memberikan kenyamanan pada penumpang berkebutuhan khusus, di antaranya adalah toilet ramah disabilitas, lift yang diperuntukkan untuk penumpang berkebutuhan khusus, serta desain ramp di terminal dengan kemiringan tertentu untuk mengakomodir penumpang dengan kursi roda. Fasilitas holding room ini kami percantik untuk memberikan nilai tambah, serta kenyamanan lebih kepada penumpang berkebutuhan khusus yang tengah menunggu jadwal keberangkatan,” tutup Herry. (wan/kis).