Lomba Balita Sehat Semarakkan HKN ke-55 di Probolinggo

Reporter : Amelia Putri

Editor : Anis Natasya

 

Probolinggo, Kabarpas.com – Dalam rangka menyemarakkan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-55 tahun 2019, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo menggelar lomba balita sehat di Pendopo Kabupaten Probolinggo.

Lomba balita sehat ini dibuka secara resmi oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Probolinggo Hj. Nunung Timbul Prihanjoko didampingi Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto. Sebagai juri berasal dari dokter anak RSUD Tongas dan RSUD Waluyo Jati, dokter gigi RSUD Tongas dan RSUD Waluyo Jati, tenaga medis Dinkes Kabupaten Probolinggo dan Kelompok Kerja (Pokja) IV Tim Penggerak Kabupaten Probolinggo.

Lomba balita sehat yang mengambil tema “Orang Tua Hebat Mewujudkan Anak yang Cerdas dan Generasi Sehat” ini diikuti oleh 48 peserta dari 24 kecamatan se-Kabupaten Probolinggo. Masing-masing kecamatan mengirimkan peserta sebanyak 2 (dua) anak balita sehat dengan 2 (dua) kategori. Yakni, kategori balita usia 12 bulan hingga 24 bulan serta kategori balita usia 25 bulan hingga 59 bulan.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Probolinggo Hj. Nunung Timbul Prihanjoko mengatakan lomba balita sehat ini bertujuan untuk mencari dan sebagai contoh anak bayi atau balita yang diasuh secara baik dan benar oleh orang tua atau keluarganya, sehingga dapat menjadikan balita yang sehat, cerdas dan kreatif yang merupakan tanggung jawab masyarakat Indonesia.

“Setiap anak menginginkan tumbuhkembang secara sehat, cerdas dan kreatif yang harus dilakukan secara simultan. Dan yang harus diketahui bersama tentang anak adalah meningkatkan perlindungan anak, meningkatkan kualitas hidup anak dan meningkatkan pelayanan kesehatan anak. Orang tua yang berperan besar terhadap kesehatan dan kesejahteraan bayi dan balita,” ungkapnya.

Menurut Nunung, agar supaya dapat diasuh secara maksimal, pemenuhan asupan gizi dilaksanakan dimulai sejak dalam kandungan. Selanjutnya, pemberian ASI eksklusif dan imunisasi lengkap pada bayi serta pemantauan tumbuh kembang balita di posyandu. “Semua ini diperlukan agar semakin banyak balita yang terpantau tumbuh kembangnya menjadi balita yang sehat, cerdas dan kreatif sebagai cermin menjadi orang tua yang hebat dan anak akan sehat,” tegasnya.

Anak-anak balita ini merupakan salah satu pemenang dari balita sehat di tingkat kecamatan. Para peserta akan dilakukan penilaian oleh dewan juri dengan 6 (enam) penilaian. Yakni, kelengkapan administrasi, kesehatan umum dan psikologi anak, pemeriksaan gigi mulut, kemampuan ibu dan anak, status imunisasi dan tumbuh kembang anak.

Setelah mendapatkan penilaian dari dewan juri, untuk kategori balita usia 12 hingga 24 bulan, juara pertama diraih Rania Husnaina dari Kecamatan Sumberasih, juara kedua diraih Nuraisya Ifra M dari Kecamatan Pakuniran, juara ketiga diraih Adilah Azahra dari Kecamatan Wonomerto, juara harapan pertama diraih Falisha Shalum dari Kecamatan Kraksaan dan juara harapan kedua diraih Oktaviani S dari Kecamatan Paiton.

Sedangkan untuk kategori balita usia 24 hingga 59 bulan, juara pertama diraih M. Alvian Nabil dari Kecamatan Tegalsiwalan, juara kedua diraih A.Rassya Gibran dari Kecamatan Leces, juara ketiga diraih Rignaira Oktavia dari Kecamatan Gending, juara harapan pertama diraih Jasmine S dari Kecamatan Lumbang dan juara harapan kedua diraih Alifa Azizah dari Kecamatan Pajarakan. (mel/nis).