Ingin Temui Pacar di Medan, Hendra Nekat Rampok Warga Jepang

Reporter : Wanti
Editor:Sukiswanti

 

Bali, Kabarpas.com – Tim gabungan Resmob Polda Bali, Polresta Denpasar dan Polsek Denpasar Selatan dengan dibantu Tim Resmob Mabes Polri berhasil mengamankan pelaku pencurian dengan kekerasan yang menimpa warga Jepang bernama Mika Hasegawa (28) di Apartement Liem di Jalan Pura Mertasari IV, gang Nangka, Denpasar Selatan hingga korban terjatuh dari apartemen pada Senin 25 November 2019.

Kejadian pertama kali diketahui saksi Hendra (31) yang merupakan karyawan apartemen tempat korban tinggal pada pagi hari sekitar pukul 08.00 Wita. Saat itu saksi berada dibasemant mendengar ada teriakan orang minta tolong kemudian Hendra mendapati korban tergeletak dilahan kosong.

Kapolresta Denpasar Kombespol Ruddi Setiawan, didampingi Kasat Reskrim Kompol I Wayan Arta Ariawan dan Kanit Reskrim Polsek Densel Iptu Hadimastika Kartika Putro membeberkan barang bukti dan pelaku bernama Fahruddin alias Udin (38) asal Ngawi Jawa timur.

Kapolresta Denpasar, Kombes Ruddi Setiawan mengatakan, setelah melakukan olah TKP dan pengecekan CCTV diperoleh informasi bahwa pelaku melarikan diri ke Banyuwangi.

“Setelah melakukan koordinasi pelaku sudah terbang ke Jakarta melalui bandara Banyuwangi dan diamankan dibandara Soekarno Hatta Jakarta oleh tim Resmob mabes Polri,” terangnya di Denpasar.

Barang bukti yang berhasil diamankan dari pelaku berupa dua buah dompet Uang Pecahan 10.000 Yen 15 lembar, pecahan 1000 yen 5 lembar dan uang rupiah, handpone merk advan, 5 buah kartu ATM, kalung emas dan handpone merk Oppo.

“Sebelum ke Jakarta pelaku sempat membeli kalung emas dan handpone merk Oppo yang rencananya akan pelaku berikan untuk pacarnya yang berada di medan,” paparnya.

Dia menjelaskan bahwa pelaku mengaku dirinya sudah beberapa kali membuntuti korban. Saat kejadian korban baru saja pulang mengantar sekolah anaknya, sesampai didepan kamar korban, pelaku langsung memukul dan mencekik warga Jepang tersebut.

“Korban sempat melawan, dan karena ingin melepaskan diri korban melompat dari jendela kamar dan terjatuh di lahan kosong hingga korban mengalami cedera patah tulang pinggang, saat ini korban dalam perawatan di rumah sakit BIMC,” paparnya.

Imbuhnya, dari pengakuan pelaku motifnya merampok korban karena butuh uang untuk menemui pacarnya di medan dan berencana akan menikah. Sebelumnya korban pernah bekerja di apartemen Liem sebagai Clening Servis sehingga mengetahui aktivitas korban dan Terhadap pelaku dikenakan pasal pasal 365 KUHP dengan ancaman 9 tahun penjara. (wan/kis).