Polisi Akan Usut Tuntas Terkait Viral Video Penganiayaan di Probolinggo

Reporter : Moch Wildanov
Editor : Agus Hariyanto

Probolinggo, Kabarpas.com – Polisi akan mengusut tuntas terkait video pengeroyokan yang dilakukan sekelompok pemuda Bundaran Gladak Serang (vi) Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, yang saat ini viral di media sosial (Medsos). Rabu, (14/08/2019).

Kepada wartawan Kabarpas.com biro Probolinggo, Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Alfian Nurrizal, menegaskan aksi tersebut tidak dibenarkan dan melanggar hukum.

Ia mengaku, meski sampai sejauh ini masih belum ada laporan terkait kasus tersebut. Namun, pihaknya akan tetap mengusutnya.

“Polisi tetap akan menindak lanjuti kejadian tersebut, untuk mengungkap siapa pelaku dan motif  penganiayaan tersebut,”  kata Kapolres AKBP Alfian kepada Kabarpas.com.

Sebagaimana yang ramai di medsos, sebuah video berdurasi sekitar 00.30 detik tersebut sudah dilihat ribuan orang dan ratusan kali dibagikan.
Dalam video di akun FB Probolinggo  ini, menggambarkan sekelompok  pemuda naik motor dan langsung dihadang sekelompok pemuda lainya hingga terjatuh dari motor.

Aksi brutal dan main hakim sendiri dalam video tersebut, banyak mengundang komentar negatif  dari netizen.

Zulfikar Imawan , salah satu warga Kota Probolinggo, mengatakan, dirinya sangat menyesalkan atas terjadinya tawuran oleh sekelompok pemuda dalam video itu. Apalagi  di malam takbiran Idul Adha kemarin.

“Seharusnya malam digunakan untuk bertakbir merayakan idhul adha, malah sebaliknya melakukan hal-hal yang tidak patut ditiru,” katanya.

“Karena dengan adanya aksi itu dinilai
mengganggu kepentingan umum.  Apalagi dilakukan oleh kalangan anak muda,” tutupnya. (wil/gus).