Tim PKK Probolinggo Raih Juara Harapan 1 Lomba Cipta Menu Ikan Jatim

Reporter : Amelia Putri

Editor : Anis Natasya

 

Probolinggo, Kabarpas.com –

Surabaya, Kabarpas.com – Menu keluarga buatan Tim Penggerak PKK Kabupaten Probolinggo bersama Tim Penggerak Kecamatan Tegalsiwalan meraih juara harapan 1 dalam Lomba Cipta Menu Ikan Tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2019.

Penghargaan ini diterima oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Probolinggo Hj. Nunung Timbul Prihanjoko dari Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur Arumi Bachsin Emil Dardak, di Dyandra Convention Center Surabaya.

Turut mendampingi dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Probolinggo Dedy Isfandi, pengurus Tim Penggerak PKK Kabupaten Probolinggo dan Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Tegalsiwalan.

Lomba yang digelar oleh Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur ini diikuti oleh 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur. Dimana masing-masing kabupeten/kota harus menyiapkan 2 (dua) macam menu untuk keluarga dan balita.

Dalam Lomba Cipta Menu Ikan tingkat Provinsi Jawa Timur ini, Tim Penggerak PKK Kabupaten Probolinggo dan Tim Penggerak PKK Kecamatan Tegalsiwalan menampilkan beberapa menu keluarga meliputi Bole Sampe (Bola Lele Asam Pedas), Ondel Ondel Kera (Onde-onde Lele Ketela Rambat), Asle Ta Mang (Asap Lele Tahu Mangut) dan Si Kepo Le (Setup Keju Pokak Lele).

Sementara menu balita yang ditampilkan diantaranya Minjam Scole Bro (Mie Bayam Schotel Lele dan Brokoli), Gule Angsa (Gulung Lele Anggur Pisang) dan Sari Paman (Setup Straberry, Pepaya dan Manisa). Hanya saja untuk menu balita ini masih belum mendapatkan juara.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Probolinggo Hj. Nunung Timbul Prihanjoko menyampaikan ucapan terima kasih atas kerja sama yang baik antara Dinas Perikanan Kabupaten Probolinggo dan Tim Penggerak PKK Kecamatan Tegalsiwalan yang mampu menampilkan menu keluarga yang mengesankan sehingga bisa meraih juara harapan 1 dalam Lomba Cipta Menu Ikan Tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2019.

“Diharapan semoga kecamatan yang lain di Kabupaten Probolinggo bisa lebih maju lagi dan bersemangat untuk mensosialisasikan gemar makan ikan di tengah-tengah masyarakat. Karena konsumsi makan ikan itu sangat baik untuk meningkatkan gizi masyarakat,” katanya.

Sementara Kepala Diskan Kabupaten Probolinggo Dedy Isfandi mengatakan penghargaan ini tentunya akan meningkatkan motivasi semua pihak di Kabupaten Probolinggo agar masyarakat lebih suka lagi untuk mengkonsumsi ikan.

“Dengan konsumsi ikan yang tinggi tentunya akan membantu dalam penanggulangan dan pencegahan kasus stunting di Kabupaten Probolinggo. Jika banyak makan ikan, maka nantinya anak akan sehat dan cerdas,” ungkapnya.

Menurut Dedy, konsumsi makan ikan di Kabupaten Probolinggo masih sangat rendah jika dibandingkan dengan daerah lain atau Negara luar. Misalnya di Jepang, konsumsi ikan masyarakatnya telah mencapai 170 kg per orang per tahun. Sementara di tingkat nasional, konsumsi ikannya sebesar 45 kg per orang per tahun. Sedangkan di Kabupaten Probolinggo sendiri baru mencapai 21 kg per orang per tahun.

“Atas prestasi ini kita akan terus berupaya mengajak masyarakat untuk gemar makan ikan melalui kegiatan PKK dan posyandu dengan BDT (Basis Data Terpadu) terkait kemiskinan dan stunting dari Bappeda Kabupaten Probolinggo. Kita banyak program seperti pemberian makanan tambahan untuk meningkatkan gizi masyarakat dan lain sebagainya,” pungkasnya. (mel/nis).