Ini Upaya Disnaker Probolinggo Kurangi Angka Pengangguran

Reporter : Amelia Putri

Editor : Anis Natasya

 

Probolinggo, Kabarpas.com – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Probolinggo bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Timur memberikan sosialisasi penempatan tenaga kerja AKAD (Antar Kerja Antar Daerah) di Kampoeng Hati Water Sport Gading Wetan Desa Gading Wetan Kecamatan Gading, Rabu (10/7/2019).

Kegiatan ini diikuti oleh 100 orang peserta yang berasal dari Desa Gading Wetan Kecamatan Gading. Sebagai narasumber hadir pejabat fungsional pengantar kerja Disnakertrans Provinsi Jawa Timur. Materi yang disampaikan terkait mekanisme penempatan tenaga kerja Antar Kerja Antar Daerah.

Kasi Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans Provinsi Jawa Timur Sugeng Lestari mengungkapkan kegiatan ini dimaksudkan tercapainya perluasan kesempatan kerja bagi masyarakat pencari kerja, khususnya dalam mekanisme penempatan Antar Kerja Antar Daerah.

“Tujuannya untuk mengurangi angka pengangguran melalui mekanisme penempatan tenaga kerja Antar Kerja Antar Daerah (AKAD) dan meningkatkan koordinasi di dalam menguatkan fungsi-fungsi pelayanan penempatan tenaga kerja antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota yang bertanggung jawab di bidang ketenagakerjaan serta perusahaan pelaksana penempatan tenaga kerja Antar Kerja Antar Daerah,” ungkapnya.

Sementara Kepala Disnkaer Kabupaten Probolinggo Hudan Syarifuddin mengatakan pada dasarnya ada 3 (tiga) kunci agar orang yang mau bekerja itu sukses dan berhasil. Yakni, kesiapan lahir dan batin, fasilitator yang resmi dan jelas serta perusahaannya resmi.

“Orang yang mau kerja terlebih dahulu harus siap lahir dan batin. Jika sudah mempunyai tekad yang kuat, maka harus berani keluar dari desanya. Demi mewujudkan hal itu, maka harus mengikuti program kerja yang jelas supaya terhindar dari penipuan. Paling tidak nantinya belajar dahulu selama 1 tahun untuk bekerja di luar daerah,” katanya.

Menurut Hudan, hal lain yang menentukan keberhasilan dalam bekerja adalah pemilihan fasilitator atau makelar yang jelas. Jangan sampai menggunakan makelar atau tenaga calo yang sembarangan. Sebab bisa saja nanti akan terlantar dan tidak bekerja.

“Oleh karena itu, kami hadir untuk memfasilitasi sehingga para calon tenaga kerja tidak tertipu dan ditinggal oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab. Jika ada kesulitan, silahkan datang ke Kantor Disnaker Kabupaten Probolinggo. Kami akan selalu siap untuk membantu,” jelasnya.

Kunci terakhir jelas Hudan adalah perusahaan yang resmi dan terdata di Disnaker Kabupaten Probolinggo. Kalau sudah ada semua, maka nantinya para calon tenaga kerja ini akan mendapatkan pekerjaan dan penghasilan yang jelas.

“Dengan modal ketiga kunci tersebut, harapannya nantinya akan menjadi pengalaman yang baik. Bagaimana bisa melihat dan belajar situasi kerja. Tentunya ini bisa menjadi sebuah pengalaman kerja. Semoga kegiatan ini nanti memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya yang ada di Desa Gading Wetan Kecamatan Gading,” ujarnya.

Selain itu, sosialisasi yang sama juga dilaksanakan di Balai Desa Rawan Kecamatan Krejengan. Kegiatan ini diikuti oleh 100 orang peserta yang merupakan masyarakat dan tokoh agama yang ada di Desa Rawan Kecamatan Krejengan. (mel/nis).