Diduga Jadi Korban Perampokan, Seorang Guru di Probolinggo Ditemukan Tak Bernyawa

Reporter : Moch Wildanov

Editor : Agus Hariyanto

 

Probolinggo, Kabarpas.com – Warga Jalan Anggur, Kelurahan / Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo geger dengan ditemukannya sesosok mayat yang tergeletak di dalam kamar rumahnya, Senin (17/07/2019).

Korban yang diketahui bernama Endang Sukeni (59) diketemukan warga dalam kondisi hanya mengenakan daster, hidung berdarah, wajah dan lehernya lebam.

Diduga kematian wanita yang berprofesi sebagai Guru SMA di Kecamatan Leces ini adalah korban perampokan. Pasalnya, sejumlah barang berharga milik korban, di antaranya meliputi tas, kartu ATM, dan HP hilang diduga dibawa kabur pelaku.

“Saya mendapat telepon dari putra korban, dan disuruh melihat korban, karena teman korban cemas, korban mendapat tugas membawa makanan untuk acara Halal Bilhalal di Sekolahan tidak kunjung datang,” ujar Tomi kepada wartawan Kabarpas.com biro Probolinggo.

“Setelah dicek korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa, kemudian kejadian ini dilaporkan ke RT dan diteruskan ke Polsek Wonoasih,” tambahnya.

Kepada wartawan Kabarpas.com, Kompol Sukatno, Kapolsek Wonoasih, menuturkan, masih belum bisa memastikan ini motif perampokan disertai pembunuhan atau bukan.

“Polisi masih mendalami kasus ini, masih mengumpulkan data di lapangan dan meminta keterangan saksi-saksi,” ujar Kapolsek.

“Yang jelas korban ditemukan meninggal sekitar jam 9 pagi, dengan kondisi hidung berdarah, wajah lebam, serta Tas, ATM dan HP korban Hilang,” tutupnya. (wil/gus).