Tak Diberi Uang, Pengamen Ini Ngamuk hingga Akhirnya Dimassa Warga

Reporter : Sam Demit

Editor : Diaz Octa

 

Malang, Kabarpas.com – Seorang pengamen mengamuk setelah tidak diberi uang dan diusir oleh pemilik rumah. Pelaku memukul korban dengan gitar yang digunakan untuk mengamen.

Bertempat di Jalan Pudak, Kelurahan Cepokomulyo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Miseri (47) asal Kecamatan Kedungkandang, memukul Muchamad Ghufron.

Korban dipukuli dengan gitar di rumahnya sendiri, hingga mengakibatkan kepala korban berdarah.

Menurut keterangan saksi-saksi, peristiwa tersebut berawal saat Miseri mengamen di rumah Muchamad Ghufron. Oleh Muchamad Ghufron, Miseri tidak diberi uang dan diusir.

Pelaku sempat lari, namun massa mengejarnya hingga tertangkap. Kemudian diserahkan ke Mapolsek setempat, dengan dikawal Babinsa, beserta staf Kelurahan Cepokomulyo.

Sementara korban dilarikan ke RSUD Kanjuruhan untuk mendapat perawatan medis.

“Korban mengalami luka di bagian kepala. Atas seijin Kapolsek, barang bukti uang sebesar 400 ribu rupiah dari tangan tersangka, diberikan kepada korban sebagai uang pengobatan,” terang Sulton, salah satu warga. (Dem/Diz).