Mobil Terjun ke Jurang, Satu Tewas dan Enam Luka-luka

Reporter : Sam Demit

Editor : Memey Mega

 

Malang, Kabarpas.com – Sebuah mobil jenis Panther bernopol AG-1075-KL, mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Sumberoto, Donomulyo, Malang. Mobil berwarna hijau tua ini masuk ke dalam jurang setelah mengalami out off control. Akibat kejadian itu, seorang penumpang meninggal dunia, sementara enam penumpang lainnya mengalami luka-luka.

Informasi yang didapatkan Kabarpas.com, korban tewas diketahui bernama M Ahzan Alfaruki (4) warga Desa Karangrejo, Kecamatan Garum, Blitar. Ia meninggal dunia saat dalam perawatan di Puskesmas Donomulyo.

Sementara enam korban luka adalah, Riswanda, M Nur Aziz (10), Mulyono (40), Pani (65), Daniarta (10), serta Suliasih (30). Semuanya mengalami luka lecet dan dirawat di Puskesmas Donomuly

“Yang meninggal hanya satu orang, lainnya mengalami luka. Namun kasus kecelakaan ini, tidak mau ditangani polisi dengan membuat surat pernyataan tertulis karena masih keluarga,” jelas Kanitlaka Lantas Polres Malang, Ipda Agus Yulianto.

Peristiwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 14.00. Tepatnya di KM 14-15 Karangkates – Donomulyo / jembatan Ngrendeng.

Kecelakaan ini bermula dari mobil yang dikemudikan Romadon, dengan berpenumpang tujuh orang melaju dari barat ke timur.

Semula mobil melaju dengan lancar. Sama sekali tidak ada hambatan ataupun gangguan apapun. Namun ketika melintasi jembatan, mobil terlalu berhaluan ke kiri.

Akibatnya, mobil langsung terjun bebas di bawah jembatan, dengan ke dalaman sekitar 4 meter. Mobil sempat terbalik dan mengakibatkan semua penumpang mengalami luka.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian, lantas berdatangan. Mereka menolong korban dengan melarikan ke Puskesmas Donomulyo. Sedangkan sebagian warga lainnya, melaporkan ke polisi.

Mendapat laporan polisi segera mendatangi lokasi untuk olah TKP dan mengevakuasi mobil. Namun pihak keluarga korban, sama sekali tidak mau diproses. Mereka menerima kejadian itu sebagai musibah dengan membuat surat pernyataan. (dem/mey).