Cerita Kakek Suparman yang Tekun Berjualan Bakpao Keliling Demi Jadikan Tiga Anaknya Sukses

Meski usianya saat ini sudah mencapai 80 tahun, tak membuat Kakek Suparman berhenti untuk menekuni usahanya berjualan bakpao keliling yang sudah ia geluti berpuluhan tahun. Bahkan, berkat ketekunannya itulah yang membuat Suparman berhasil membuat ketiga anaknya menjadi orang sukses. Seperti apa ceritanya? Berikut laporannya.

————————————————————-

Laporan: Moch Wildanov, wartawan Kabarpas Probolinggo

————————————————————-

KABARPAS.COM –  INILAH Suparman (80),  Warga  Jalan Patimura, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, yang dikenal tetangganya sederhana dan penuh inspirasi.

Kakek ini telah menggeluti jualan bakpao keliling sejak 30 tahun silam. Dan kini ia menjadi inspirasi bagi tetangga dan warga yang mengenalnya, karena di usianya yang senja ia masih saja tekun menjajakan bapao keliling.

Tidak itu saja, di dalam dirinya menjadi kepala keluarga. Pria berisrtikan Satriya, 70 tahun ini, juga berhasil mendidik 3  buah hatinya menjadi orang sukses. Bahkan, berkat kegigihan mendidik anaknya, kini ketiga buah hatinya sudah bekerja di salah satu perusahaan ternama dan mendapat kepercayaan di perusahaan terbesar di kota ini.

Kepada wartawan kabarpas.com, Suparman menuturkan, dirinya kalau bediam di rumah tidak enak, jadi hal itu yang membuat dirinya jualan keliling.

“Lumayan sambil olahraga sekaligus menghasilkan uang,” celetuknya sembari tersenyum.

Biasanya ia berangkat jam 8 pagi, jam 12 sudah pulang. Sementara rata-rata laku 120 biji kue bapao, dan dari situ ia mendapatkan penghasilan Rp 200 ribu dalam setiap kali berjualan.

“Untuk kebutuhan hidup saya dan istri saya, sisanya saya tabungkan buat jaga-jaga kalau ada keperluan mendadak,” katanya kepada Kabarpas.com.

Ketika ditanya kiat-kiat keberhasilan mendidik 3 anaknya, kakek besahaja ini hanya menjawabnya dengan santai dan tersenyum.

“Tidak ada yang istimewa dalam mendidik anak-anak saya. Saya hanya tanamkan rasa saling percaya, saling menghargai, dan konsisten dalam hidup,” ujarnya.

“Dengan menanamkan rasa tersbut sejak dini,  kita akan selalu hidup positif dan terus berbuat baik, karena energi positif melawan energi negatif,” tambahnya.

Melihat keuletan dan kegigihan serta kesuksesan kakek bercucu 3 ini. Memaksa Kapolres Probolinggo Kota,  AKBP Alfian Nurrizal, berkunjung ke rumahnya hanya sekedar untuk berbagi cerita.

“Saya terinspirasi, ketika kakek ini bejualan melewati depan Mapolresta. Dengan gigih dan semangat terus menjajakan kue bapaonya,” ujar Alfian.

Kapolres mengaku terenyuh dengan cerita yang dibagikan oleh kakek bersahaja ini. Pasalnya, atas keuletannya membuat tiga anaknya menjadi orang sukses.

“Akhirnya saya berniat untuk silatuhrahmi ke Rumahnya. Banyak pesan dan kesan selama bercengkrama dengan Beliau,” tutupnya. (***/Titin Sukmawati).