Forum Umat Beragama di Pasuruan Kecam Aksi Penembakan Jamaah Salat Jumat di Selandia Baru

Reporter : Sugeng Hariyono

Editor : Agus Hariyanto

 

 

Pasuruan, Kabarpas.com – Forum Umat Beragama di Kota Pasuruan mengecam keras aksi biadab penembakan jamaah salat Jumat, yang terjadi di dua masjid di Selandia Baru.

Dari pantauan Kabarpas.com, sejumlah tokoh agama di Kota Pasuruan berkumpul di Kelenteng Tjoe Tik Kiong di Jalan Lombok, Kelurahan/Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan.

Tampak, perwakilan yang hadir dalam aksi solidaritas ini diantaranya yaitu tokoh agama Konghucu, Yudi Darma Santoso; tokoh agama Budha, Siswanto, tokoh agama Katolik, Ignasius Suyadi dan walaka umat Hindu, Dewa Made Martono.

Selanjutnya, tokoh agama Kristen, Untung Irwanto dan Dwi Hardono; perwakilan Kemenag, Munif dan perwakilan Majelis Ulama Indonesia, Gus Munzir, serta perwakilan paguyuban sosial Marga Tionghoa, Wibisono.

Ditemui wartawan Kabarpas.com, di sela-sela acara. Yudi Darma Santoso mengungkapkan bahwa aksi ini sebagai bentuk solidaritas pada umat Islam yang tewas saat beribadah. Ia menyebut agama itu sebagai jalan suci dan tidak pernah mengajarkan kekerasan.

“Kami merasa terpanggil sebab semua agama itu mengajarkan kebaikan menuju Tuhan. Tentu kekerasan ini tidak bisa dibenarkan,” jelas Yudi.

Sementara, perwakilan Kemenag Kota Pasuruan, Munif Armuza menambahkan bahwa Kemenag dari pusat sampai daerah sudah mengambil sikap. Dan ini merupakan musibah kemanusian yang harus segera diselesaikan oleh umat beragama.

“Kami minta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak anarkis. Sebab perbuatan ini tidak mencerminkan salah satu agama dan harus dilawan,” pungkasnya. (yon/gus).