Catatan Jurnalis Kabarpas di Malaysia : Menguak Sejarah Menara Kebanggaan Warga Malaysia

Berbeda dengan episode sebelumnya. Dalam episode keliling dunia kali ini, Kabarpas.com bersama Tim Ayo Piknik Malang mengunjungi negara tetangga Indonesia yakni Malaysia. Negara yang sama-sama dari rumpun melayu ini memiliki pusat kota yang tidak kalah megahnya dengan ibu kota Indonesia Jakarta. Berikut laporan dari liputan khusus jurnalis Kabarpas dan Ayo Piknik Malang.


Oleh : Shochibul Hujjah, dari Kuala Lumpur, Malaysia


Kabarpas.com – Banyak bekerja tanpa henti tentu membuat kita akan jenuh. Sehingga untuk mengusir jenuh dan keluar dari lingkaran rutinitas yang membosankan. Media online terpercaya dan akurat, Kabarpas.com bersama Tim Ayo Piknik Malang melakukan jalan-jalan keliling dunia.

Program ini, sejatinya sudah ada sejak tahun 2015. Nah, kali ini Kabarpas.com bersama Tim Ayo Piknik Malang berkesempatan traveling ke negara tetangga, Malaysia. Berikut laporannya.

Kuala Lumpur merupakan ibu kota dari negara Malaysia. Di kota ini terdapat menara yang menjadi ikon andalan dari negari jiran, yakni Twin Tower atau menara kembar Petronas yang berlokasi di Suria KLCC (Kuala Lumpur City Center), Petronas Twin Towers memiliki banyak sekali kegiatan atau tempat-tempat yang bisa dikunjung antara lain Suria KLCC Shopping Center, Dewan Filharmonik Petronas, KLCC Park, dan Skybridge.

Menara ini dirancang oleh Adamson Associates Architects, Kanada bersama dengan Cesar Pelli dari Cesar Pelli of Cesar Pelli & Associates Architects Amerika serikat yang selesai dibangun setinggi 88 lantai pada tahun 1998 dengan desain Interior yang merefleksikan budaya Islam yang mengakar di Malaysia.

Menara Petronas berdiri setinggi 452 meter atau 1483kaki dihitung sampai paling atas. Bentuk lantainya berupa dua buah persegi yang berpotongan membentuk bintang berujung delapan dan pada tiap titik perpotongannya ditambahkan sepotong lingkaran. Desain Cesar Pelli ini menggunakan motif yang lazim digunakan dalam Seni Islam mengingat budaya Islam sudah menjadi ciri khas Malaysia.

Di antara kedua menara tersebut, dibangun sebuah jembatan (Skybridge atau Jejantas Udara) yang menghubungkan kedua menara pada lantai 41 dan 42. Jembatan ini adalah tujuan kunjungan turis yang datang ke Menara PETRONAS dengan jumlah tiket yang terbatas (sekitar 1200 buah). Selain itu, jembatan ini juga digunakan untuk evakuasi apabila terjadi keadaan darurat di sebuah menara sehingga penghuninya bisa pindah ke menara yang aman.

Petronas Tower merupakan destinasi wajib bagi wisatawan asing yang mengunjungi Malaysia. Kata orang belum ke Kuala Lumpur, Malaysia kalau belum pernah naik ke Petronas Twin Tower. Untuk bisa masuk dan naik ke Petronas Tower, pengunjung harus membayar sekitar RM 80 atau setara dengan Rp 250.000. Dan dilantai 41 terdapat jembatan Skybride, jembatan penghubung antara 2 menara. Saat sampai di atas, kita akan disuguhkan pemandangan yang indah dan menakjubkan, apalagi jika sore hari menjelang sunset.

Nah itu tadi sejarah singkat tentang menara kembar Petronas. Buat kalian yang penasaran dengan keindahan dari Petronas Tower dan wisata-wisata di Malaysia lainnya, kalian bisa langsung hubungi agen wisata Ayo Piknik atau juga kabarpas.com. (bersambung)