Musik Kolintang Goes to UNESCO

Reporter: Nando

Editor : Nando

 

Minahasa, Kabarpas.com – Ketua Umum Persatuan Insan Kolintang Nasional ( PINKAN) Peni Marsetio, datang mengunjungi Yayasan Alfred Sundah di Rumah Lembean, Desa Lembean Kecamatan Kauditan Minahasa Utara. Sebagai tindak lanjut persiapan musik Kolintang adalah sebagai warisan leluhur Minahasa, serta di akui dunia dalam hal ini adalah UNESCO.

Pagelaran musik kolintang mengisi rangkaian acara tersebut. Para pemain musik kolintang berasal dari beberapa generasi, baik tua maupun muda.

Ansamble Kolintang yang sangat merdu di pertontonkan dengan professional. Kuliner khas Minahasa juga menghiasi semaraknya acara tersebut.

Dalam kesempatan ini, Peni Marsetio menyampaikan rasa bangganya kepada masyarakat Desa Lembean, atas upayanya dalam menjaga budaya Minahasa khususnya Musik Kolintang.

“Sebuah penghargaan yang sangat besar, karena saya dapat hadir di Desa Lembean sebagai ikon dari Musik Kolintang Minahasa dan semoga dapat segera diakui dunia (UNESCO) bahwa Musik Kolintang adalah milik Bangsa Indonesia, milik masyarakat Minahasa dan Masyarakat Desa Lembean pada khususnya,” tutur Peni Marsetio dalam sambutanya.

Acara tersebut ditutup dengan penjelasan sejarah Yayasan Alfred Sundah sebagai pelopor Musik Kolintang di Desa Lembean, serta penjelasan tentang sejarah musik Kolintang. (***/nan).