Kecam Puisi Fadli Zon yang Dianggap Lecehkan Ulama, Ribuan Santri Probolinggo Turun Jalan

Reporter : Moch Wildanov

Editor : Titin Sukmawati

 

Probolinggo, Kabarpas.com – Ribuan santri dan penggurus PC Ansor se-Kabupaten Probolinggo menggelar aksi turun ke jalan. Mereka mendesak Fadli Zon untuk meminta maaf kepada KH Maimoen Zubair atas isi puisi karya Fadli Zon yang di anggap melecehkan KH Maimoen Zubair dan Para Ulama NU.

Dalam aksinya, sekitar 1 .000 massa  melakukan longmarch  dari  Pajarakan menuju Kantor DPRD Kabupaten Probolinggo, di jalan Raya Pajarakan.

Tiba di Kantor DPRD Kabupaten Probolinggo, nassa menggelar orasi dan membawa poster yang intinya mengecam puisi karya wakil ketua DPR RI dari Partai Gerindra tersebut

Menurut demonstrasn, puisi yang dibuat Wakil Ketua DPR RI tersebut,  tidak mencerminkan sikap sebagai seorang Wakil Rakyat.

Karena puisinya yang dianggap melecehkan ulama NU. Untuk itu para demonstrans mendesak agar Fadly Zon, segera meminta maaf secara langsung kepada KH Maimoen Zubair.

Dan bila dalam hitungan 5 kali 24 Jam, Fadli Zon tidak segera meminta maaf,  massa akan mendatangi kantornya di mana berada dan mendesaknya untuk meminta maaf secara langsung.

“Kami sangat tersinggung atas puisi tersebut, karena  isinya melecehkan Ulama NU dan KH Maimoen Zubair, dan itu bukan sikap dari politisi. Bolehlah berpolitisi tetapi jangan dicampur adukan dengan ulama,“ ujar Muclis, Ketua GP Ansor Kabupaten Probolinggo.

Setelah menggelar orasi, perwakilan massa kemudian masuk ke dalam kantor DPRD untuk menyampaikan aspirasinya dan kemudian membubarkan diri.

Konsentrasi massa yang menyemut, memaksa arus lalu lintas Pantura Probolinggo – Situbondo dan sebaliknya macet total, namun arus lalu lintas kembali normal selang 2 jam kemudian. (wil/tin).

Kirim Info