Pertahankan Juara, MPM Gelar Safety Riding Competition For Community 2019

Reporter : Ajo

Editor : Agus Hariyanto

 

Sidoarjo, Kabarpas.com – PT. Mitra Pinasthika Mulia ( MPM ) main dealer sepeda motor Honda Jatim dan NTT menggelar Safety Riding Competition. Acara yang digelar pada tanggal 3 Februari 2019 ini, melibatkan beberapa komunitas motor Honda di MPM Safety Riding Course Sedati Sidoarjo.

Untuk sesi pertama dilakukan dengan uji kemampuan pengereman dalam uji braking. Dalam uji ini, sebanyak 50 peserta dari beberapa komunitas Honda di Jawa Timur, harus bisa menghentikan laju sepeda motornya dari kecepatan yang sudah ditentukan tanpa membuat roda terkunci.

Sedangkan kemampuan dalam menjaga keseimbangan dilakukan dengan uji narrow plank. Dalam uji kali ini para peserta harus berkendara melintasi papan titian dalam kecepatan sangat rendah tanpa menurunkan kaki dan tetap mempertahankan postur berkendara yang ideal.

Ujian lainnya yang menantang adalah ujian slalom course, dimana keterampilan berkendara diuji secara akurat dan cepat di lintasan yang dirancang khusus.

Para peserta lomba tidak boleh menyentuh pembatas jalur pijakan kaki di aspal saat bermanuver.

Tiga sesi ujian inilah yang nantinya dijadikan catatan para juri untuk menentukan pemenang Safety Riding Competition.

Pada Safety Riding Competition ini diambil 5 pemenang yang memiliki nilai tertinggi berdasarkan beberapa uji kompetisi yang telah dijalani oleh para peserta dan akan mengikuti kompetisi safety riding tingkat nasional pada bulan Juli mendatang.

Hasilnya, untuk kategori matic Avril Zuzu anggota komunitas Beat Independent Kediri berhasil menjadi yang terbaik dan Aditya Yoga Pratama di kategori Sport merupakan anggota komunitas Sonic Surabaya.

Instruktur Safety Riding MPM Hari Setiawan mengatakan, dengan adanya kegiatan ini MPM mendapatkan bibit juara yang akan mengikuti kompetisi safety riding nasional pada bulan juli 2019 nanti.

“Serta komunitas motor Honda Jatim diharapkan mampu meningkatkan keterampilan dan kesadaran para rider dalam berkendara,” tutupnya. (ajo/gus).

Kirim Info