Kejar Perolehan Proper Hijau, PT Kutai Timber Indonesia Studi Banding ke Pabrik Aqua Pandaan

Reporter : Dianis

Editor : Agus Hariyanto

 

Pasuruan, Kabarpas.com – Guna menambah wawasan terkait Proper PT Kutai Timber Indonesia melakukan kunjungan studi banding dengan PT Tirta Investama Plant (Pabrik Aqua) Pandaan. PT Kutai Timber Indonesia merupakan pabrik produsen kayu yang beroperasi di Probolinggo dan beroperasi sejak 1974.

Melalui kunjungan ini PT Kutai Timber Indonesia berharap dapat mengikuti jejak PT Tirta Investama untuk memperoleh penilaian Proper Hijau.

Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) merupakan salah satu upaya Kementerian Negara Lingkungan Hidup untuk mendorong penaatan perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup melalui instrumen informasi.

Dilakukan melalui berbagai kegiatan yang diarahkan untuk: (i) mendorong perusahaan untuk menaati peraturan perundang-undangan melalui insentifdan disinsentifreputasi, dan (ii) mendorong perusahaan yang sudah baik kinerja lingkungannya untuk menerapkan produksi bersih (cleaner production).

Selama ini PT Kutai Timber Indonesia atau biasa disebut PT KTI masih memperoleh penilaian proper Biru. Dalam kegiatan tersebut, PT Tirta Investama Pandaan membuka sharing session bersama PT KTI bagaimana upaya yang telah dilakukan untuk memperoleh penilaian Proper Hijau.

Adapun sharing session tersebut dipimpin oleh Yofi Kurniawan selaku cordinator bagian Environmental divisi SHE dan Wibisono Cordinator CSR yang selama ini berperan besar dalam perolehan proper hijau PT TIV Pandaan.

Dalam kesempatan tersebut, Yofi mengungkapkan pentingnya kerja sama dari semua department dan lini dalam mengurangi jumlah energi yang dikeluarkan, jumlah emisi, pengolahan limbah B3.

Serta melaksanakan kegiatan konservasi alam yang sejalan dengan praktek bisnis perusahaan untuk menuju perolehan nilai proper hijau.

Di akhir sharing session, Fafit Rahmat Aji SR Manager PT TIV Pandaan yang akrab disapa Aji ini mengungkapkan bahwa pihak KTI sudah sangat berpotensi untuk memperoleh Proper Hijau, terlihat dari beragam kegiatan CSR yang sudah dilakukan seperti konservasi mangrove, revitalisasi sumber mata air, sanitasi lingkungan, pendampingan untuk sekolah adiwiyata, dan beberapa kegiatan lainnya.

“Tinggal bagaimana pihak KTI bisa menciptakan continuitas, reporting dan verifikasi data sesuai ketentuan penilaian proper,” ungkap Aji.

Menurutnya, kegiatan CSR bukan semata seberapa besar kita memberi nominal kepada masyarakat, tapi bagaimana kita memberi impact. Nominal digunakan sebagai sarana untuk mendapatkan goal impact pada masyarakat.

Sementara itu, Agus Setiawan selaku Supervisor Lingkungan, CSR dan Management Sistem PT KTI menambahkan bahwa over all, kegiatan CSR di PT TIV Pandaan ini sudah bagus.

“Sudah ada perencanaan dan anggaran yang jelas, realisasinya pun juga bagus. Kegiatan CSRnya tidak hanya fiktif, tapi memang benar benar ada,” (adv)).