Selama Dua Minggu, Polresta Sidoarjo Panen Tangkapan Budak Narkoba 

Reporter : Januar Fahmi

Editor : Diaz Octa

 

 

Sidoarjo, Kabarpas.com – Satresnarkoba Polresta Sidoarjo berhasil mengungkap 24 kasus penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Sidoarjo, dalam kurun waktu dua pekan.

“Selama dua minggu terhitung mulai 1 – 15 Januari 2019, kami berhasil mengungkap 24 kasus narkoba dan mengamankan 29 tersangka. Salah satu tersangka diantaranya adalah wanita,” ungkap Kapolresta Sidoarjo, Kombespol Zain Dwi Nugraha, saat rilis di halaman Mapolresta Sidoarjo.

Disampaikan Kapolresta, dari pengungkapan kasus tersebut, pihaknya berhasil mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya, ganja sebanyak 5,54 gram, sabu-sabu sebanyak 23,05 gram, pil koplo Double L sebanyak 1.634 butir, serta uang senilai Rp 260.000.

“Dari 29 tersangka yang diamankan ini hampir semuanya masuk pengedar dan banyak dari tersangka ini adalah residivis,” ucapnya.

Lanjut Zain, masih banyaknya kasus narkoba yang berhasil diungkap di wilayah hukum Sidoarjo, membuktikan bahwa peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Sidoarjo relatif tinggi.

“Kami terus melakukan upaya preemtif dan preventif dalam pencegahan dan pemberantasan peredaran narkoba di Wilayah Sidoarjo,” katanya.

Selain itu, kata Zain upaya pencegahan terus dilakukan yaitu dengan memasukkan kurikulum pendidikan pada sekolah-sekolah di Sidoarjo. Dengan memberikan pengetahuan kepada siswa SMP bagaiman bahayanya narkoba.

“Namun selain itu juga kita lakukan tindakan represif terhadap penggunaan narkoba,” tegasnya.

Saat disinggung jaringan narkoba yang beredar di Sidoarjo. Pihaknya menyatakan Sidoarjo adalah daerah penyangga yang wilayahnya luas dan berbatasan dengan Surabaya serta daerah lain. Hal tersebut menjadi salah satu faktor Sidoarjo menjadi tempat transit narkoba.

“Untuk itulah kita akan lakukan penindakan secara masif terhadap peredaran narkoba. Kita akan lakukan pendalaman dan pengembangan, semoga dapat tangkapan yang lebih besar,” pungkas Kombespol Zain Dwi Nugroho. (jan/diz).