Marung Sastra ala Mahasiswa Pendididkan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Pasuruan

Reporter : Muhammad Khamim

Editor : Agus Hariyanto

 

Pasuruan, Kabarpas.com – Malam minggu merupakan malam yang sangat ditunggu oleh kaum muda untuk menghabiskan waktu bersenang-senang bersama kerabat, sahabat, dan pacar. Namun, ada yang berbeda dengan Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (HMPS PBSI) 2018-2019 STKIP PGRI Pasuruan, tepat pada hari sabtu malam (12/1/2019), mereka menghabiskan malam minggunya dengan mengadakan kegiatan Marung Sastra di salah satu tempat kuliner, yang berada di Jalan Balai Kota, No. 31, Panggungrejo, Kota Pasuruan.

Kegiatan marung sastra ini bertujuan sebagai acara proses kreatif dalam mengimplementasikan mata kuliah Sosiologi Sastra. Tema yang diambil dalam acara tersebut adalah ekonomi kreatif sastra.

Marung Sastra adalah duduk bersama di warung / tempat makan / sejenisnya yang dibalut dengan kegiatan karya sastra. Banyak karya sastra yang ditampilkan dalam kegiatan tersebut. Diantaranya membaca indah puisi, puisi berantai dengan judul “Sang Pemimpi”, musikalisasi puisi, dan banyak lagi penampilan karya sastra yang lainnya.

Menurut Ketua HMPS Tujuan diadakan kegiatan ini adalah sebagai bentuk implementasi dari mata kuliah Sosiologi Sastra yang mengambil tema ekonomi kreatif.

“Kegiatan Ini sebenarnya Implementasi dari salah satu mata kuliah” tutur Lukman selaku ketua HMPS kepada Kabarpas.com.

Pantauan dari tim kabarpas.com ada hal yang unik dalam kegiatan tersebut. Selain dari penampilan-penampilan yang dilakukan, ada bentuk kemanusiaan yaitu donasi untuk para korban yang tertimpa tsunami di Selat Sunda.

Dalam acara tersebut panitia juga menjual produk-produk yang tak kalah menarik, ada yang menjual bunga dengan sticker yang berpuisi, ada yang menjual bros dan pembatas buku. Semua hasil penjualan ini nantinya yang akan didonasikan.

“Kita sengaja juga melakukan galang dana dengan menjual aneka kreatifitas mahasiswa, yang nantinya akan didonasikan kepada korban bencana alam yang saat ini sering terjadi di Indonesia, dan semoga apa yang kita berikan bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan, ” tutupnya. (mim/gus).

Silakan kirim info Anda