Warga Pakuniran Probolinggo Geger Pria Gantung Diri

Reporter : Moch Wildanov

Editor : Kholid Andika

 

Probolinggo, Kabarpas.com – Warga Desa Glagah, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo geger setelah ditemukan sesosok remaja bernama Salman Alfarizi (22) gantung diri di kamar rumahnya, Jumat ( 11/01/2019).

Korban yang diketahui pertama kali menggantung oleh ayahnya sendiri bernama Tarum ketika pulang habis menjalankan salat Jumat.

Mengetauhi putranya dalam posisi menggantung Tarum menjerit dan kemudian minta tolong.

“Saat diturunkan korban masih ada denyut nadi kemudian bersama warga lainya korban dibawa ke Rumah sakit Umum Daerah Waluyojati,” ujar Sofi salah satu warga.

Namun, setelah dilakukan pemeriksaan tim medis korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

Kepada wartawan kabarpas.com biro Probolinggo,

Kapolsek Pakuniran AKP Habi Sutoko, menjelaskan, dari hasil olah TKP, korban meninggal akibat gantung diri dengan tanda lidah menjulur dan kemaluanya memgeluarkan cairan.

Berdasarkan saksi-saksi di lapangan, korbang mengikat lehernya dengan tali nylon ( tali tembakau.red) dan kemudian digantungkan di kayu blandar kamarnya.

Belum diketahui pasti motif korban gantung diri karena korban dikenal sosok pendiam, tertutup dan jarang komunikasi.

“Setelah dilakukan pemeriksaan luar, dan keluarga korban menerima kalau ini musibah serta menolak dilakukan autopsi, jenazah kemudian dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan,” tutur Habi. (wil/lid).