Kreativitas Bangsa Indonesia dalam Berkarya Diakui Dunia

Pengirim : Rahmawati Romy Karisma, Universitas Muhammadiyah Malang

 

 

KABARPAS.COM – Kreativitas bangsa Indonesia dalam berkarya, kini semakin diakui dunia. Berbagai produk dihasilkan mulai dari bidang fashion hingga produk kreatif lainnya.

Padahal jika ditelusuri, input karya-karya tersebut memiliki nilai yang kualitasnya belum maksimal.
Kreatif dan inovatif adalah karakteristik personal yang terpatri kuat dalam jiwa kreativitas.

Seseorang yang memiliki jiwa kreativitas memiliki kemampuan berpikir ataupun dapat melakukan tindakan yang bertujuan untuk mencari pemecahan sebuah kondisi ataupun permasalahan secara cerdas, berbeda (out of the box), tidak umum, orisinil, serta membawa hasil yang tepat dan bermanfaat.

Suatu usaha yang tidak dilandasi upaya kreatif dan inovatif biasanya tidak dapat berkembang. Lingkungan yang begitu dinamis menuntut kreativitas untuk selalu adaptif dan mencari terobosan terbaru.

Mereka adalah orang-orang yang menggunakan kreativitas, keterampilan, dan daya cipta untuk menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan warga.

Namun, di Indonesia masih banyak orang kreatif tapi mereka belum bisa menyalurkan bakatnya yang dikarenakan keterbatasan fasilitas, khususnya di pedasaan yang jauh dari kota.

Contohnya saja di sebuah desa yang kebanyakan orang kreatif dalam hal membatik dan penduduk di sana termasuk desa yang perekonomiannya masih kurang, orang-orang tidak dapat menyalurkan bakatnya dalam membatik karena tidak ada alat yang memadai.

Harapan warga Desa, dengan adanya peningkatan fasilitas umum yang ada bisa menjadi akses yang lebih mudah bagi masyarakat desa.

Untuk dana bisa diasumsikan diperoleh dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten/Kota (APBD) sebagaimana disebut dalam Pasal 72 ayat (1) huruf e UU Desa.

Terkait dengan fasilitas umum di desa dan APBD, belanja daerah harus digunakan untuk pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota yang terdiri dari urusan wajib dan urusan pilihan yang ditetapkan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. (***).

 

____________________________

*Tulisan artikel ini sepenuhnya tanggung jawab penulis dan diluar rana news (berita).

Silakan kirim info Anda