Anak-anak Maya

Oleh : Abdur Rozaq

Nak, kau tahu
Hidup tak semudah bermain game
Hidup ibarat rolette, di mana nyawa bertawakkal atas pelatuk

Hidup bukan game balap, anakku
Jika kau jatuh, akan benar-benar berdarah.

Mimpi dan kejayaan juga bukan aplikasi
Ia tak bisa kau unduh seraya leyeh-leyeh di warung wi-fi
Sambil chatting atau mendownload BF.

Anakku
Terbangunlah dari mimpi basahmu
Yang kau manjakan sejak putus tali pusarmu.

Berjalanlah di atas tanah…
Rasakan tajam kerikil, duri dan batu,
Agar terlatih jika kau harus berdarah.

Kau takkan kenyang dengan menggoreng gambar ikan di wallpaper gadgetmu

Dan kau
Takkan dipusarakan di alam maya
Yang tak mungkin ditancapi nisan itu.

Pulanglah, nak
Sebelum kau tersesat di jagat maya
Lalu kesepian, kerontang dan binasa.

___________________________________________

*Setiap Minggu Kabarpas.com memuat rubrik khusus “Nyastra”. Bagi Anda yang memiliki karya sastra, baik berupa cerita bersambung (cerbung), cerpen maupun puisi. Bisa dikirim langsung ke email kami: redaksikabarpas@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *