Farid Hidayat Raih Terbaik dalam Lomba Operasi dan Pemeliharaan Petugas O & P Jaringan Irigasi 

Reporter : Amelia Putri

Editor : Anis Natasya

 

Sidoarjo, Kabarpas.com – Farid Hidayat berhasil menjadi yang terbaik dalam Lomba Operasi dan Pemeliharaan Petugas O & P Jaringan Irigasi Teladan Tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2018 Kategori UPTD/Pengamat Pengairan. Atas prestasi tersebut, pria yang merupakan pengamat pengairan Wilayah Sebaung ini, berkesempatan mengikuti lomba yang sama untuk tingkat nasional pada tahun 2019.

Hadiah atas prestasi tersebut diterima oleh Pengamat Pengairan Sebaung Farid Hidayat dari Wakil Gubernur Jawa Timur H Saifullah Yusuf bersama dengan sejumlah penerima lain di Jawa Timur.

Prestasi ini terasa sangat lengkap karena di saat bersamaan juga diserahkan hadiah kepada para pemenang Lomba Penilaian Kinerja HIPPA dan GHIPPA tingkat Provinsi Jawa Timur. Dimana HIPPA Makmur Jaya dari Desa Pendil Kecamatan Banyuanyar berhasil tampil sebagai juara 1 tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2018.

Atas prestasi yang diraih oleh Pengamat Pengairan Wilayah Sebaung Farid Hidayat, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Probolinggo Prijono melalui Kepala Bidang Sumber Daya Air R. Oemar Sjarief mengaku sangat bersyukur dan bangga sekaligus berharap agar prestasi ini bisa menjadi motivasi bagi para pengamat lain yang ada di Kabupaten Probolinggo.

“Alhamdulillah, tentunya kami sangat bersyukur atas prestasi yang diraih oleh Pengamat Pengairan Sebaung ini. Mudah-mudahan kinerja yang sudah dinilai baik bisa terus ditingkatkan lagi. Karena pada tahun 2019 mendatang akan mengikuti lomba yang sama untuk tingkat nasional,” katanya.

Menurut Oemar, sebenarnya di setiap desa di Kabupaten Probolinggo ada petugas yang berperan dalam pengaturan air kepada masyarakat. Hanya saja yang berbadan hukum hanya sebagian saja. Sementara untuk pengamat ada 7 (tujuh) pengamat/UPTD di Kabupaten Probolinggo. Meliputi, Pengamat Sumberasih, Probolinggo, Sebaung, Pekalen, Krejengan, Besuk dan Paiton.

“Untuk penilaian dari lomba ini Pengamat Pengairan Sebaung berhasil mengumpulkan total nilai 1280. Nilai tersebut diperoleh dari aspek paparan, kelembagaan, teknis, pendukung dan inovasi. Mudah-mudahan dengan prestasi ini bisa lebih meningkatkan lagi kualitas SDM yang ada dan terus membuat inovasi baru,” harapnya.

Terkait dengan prestasi HIPPA Makmur Jaya yang berhasil tampil sebagai juara 1 dalam Lomba Penilaian Kinerja HIPPA dan GHIPPA tingkat Jawa Timur Oemar Sjarief menyampaikan bahwa dalam lomba ini HIPPA Makmur Jaya berhasil meraih nilai 687,36 yang diperoleh dari dua kali penilaian meliputi sarasehan dan kunjungan lapangan.

“Untuk sarasehan aspek administrasi yang dinilai diantaranya kelembagaan, teknik irigasi, teknik pertanian dan pembiayaan. Sementara aspek penilaian yang sama dilakukan pada saat kunjungan lapangan. Hanya saja ada tambahan aspek penilaian pengembangan,” tegasnya.

Dengan prestasi ini, maka HIPPA Makmur juga akan mewakili Jawa Timur untuk lomba yang sama di tingkat nasional pada tahun 2019 mendatang. Oemar mengatakan bahwa prestasi ini merupakan hasil pembinaan yang sudah dilakukan selama ini. Karena setiap tahun, pihaknya juga mengadakan lomba tingkat lokal di Kabupaten Probolinggo.

“Mudah-mudahan ke depan mampu, Pengamat Pengairan Sebaung maupun HIPPA Makmur Jaya mampu meraih prestasi di tingkat nasional untuk mengharumkan nama Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya. (mel/nis).