Berdalih Bisa Gandakan Uang, “Guru Spritual” Ini Racuni Muridnya hingga Tewas

Reporter : Utomo

Editor : Titin Sukmawati

 

Pasuruan, Kabarpas.com – Berdalih bisa menggandakan uang, seorang “guru spritual” bernama Hendro Mawan, (37), warga Desa Cangkringmalang, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan meracuni muridnya hingga tewas. Guna mempertanggung jawabkan  perbuatannya, kini ia ditahan di Mapolres Pasuruan.

Kepada para awak media, Kapolres Pasuruan, AKBP Rizal Martomo menceritakan, bahwa saat itu korban bernama Ari Putra Utama (22) warga Desa Banjarejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun itu, mendatangi korban pada Sabtu (17/11/2018) lalu untuk minta bantuan menggandakan uang, karena korban yang saat itu sedang terlilit hutang.

Setelah menghubungi pelaku, korban sepakat untuk bertemu pelaku di sebuah warung kopi di Dusun Pucang Anom, Desa Pucang Sari, Kecamatan Purwosari untuk melakukan ritual.

“Pada waktu bertemu, pelaku mencampur kopi korban dengan minyak kasturi yang akan digunakan untuk ritual penggandaan uang,” kata Kapolres AKBP Rizal Martomo.

Usai menenggak kopi yang sudah dicampur dengan minyak kasturi, korban sempat pingsan sebelum ajal menjemputnya. Dalam kondisi pingsan itulah pelaku langsung membawa kabur barang milik korban.

Tidak hanya itu, Kapolres Pasuruan juga menjelaskan kronologi penangkapan pelaku yang saat itu berada di Malang.

“Berkat informasi dari masyarakat serta pengakuan korban sebelum meninggal, akhirnya pelaku bisa kami amankan di sebuah kontrakan di Jalan Tumapel, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang,” tukasnya.

Dalam penyelidikan pelaku mengakui bahwa aksinya sudah dilakukan dua kali di wilayah Gresik dan Lamongan, dan dua kali di wilayah Beji serta Purwosari dengan modus yang sama.

“Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 338 subs 365 KUHP tentang pembunuhan dan pencurian dengan kekerasan ancaman 20 tahun penjara,” tutupnya. (uto/tin).