Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan Sosialisasi Mesin Berbahan Bakar Gas

Reporter : Rosy Adim

Editor : Memey Mega

Pasuruan, Kabarpas.com – Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan, menggelar acara Sosialisasi dari mesin berbahan bakar minyak (BBM) beralih kepada mesin berbahan bakar gas (BBG).

Dinas Perikanan dengan didampingi oleh beberapa PT yang datang melaksanakan acara Sosialisasi program konversi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG) untuk nelayan khususnya yang berlokasi di pesisir Kabupaten Pasuruan.

Acara yang berlangsung dan dilaksanakan di Rumah Makan Kebon Pring, tepatnya di Jalan Jenderal Ahmad Yani No.235, Kelurahan Karangketug, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan.

Dalam susunan acara, sosialisasi yang digelar dalam rangka melakukan verifikasi dan pengawasan konverter kit untuk nelayan di wilayah Kabupaten Pasuruan tahun anggaran 2018.

Tak hanya sambutan oleh Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan, Ir.Slamet Nurhandoyo, acara juga turut diberikan sosialisasi dan cara-cara penggunaan mesin yang menggunakan bahan bakar Gas (LPG) oleh beberapa PT yang turut hadir pada kesempatan tersebut.

Dikatakan oleh perwakilan PT.Pertamina dalam sosialisasi, bahwa LPG merupakan gas hasil dari kilang BBM dan kilang gas yang tidak akan meledak pada ruangan yang terbuka.

“Api akan muncul ketika ada oksigen, bahan bakar dan panas, dikarenakan LPG merupakan Gas hasil dari kilang BBM dan kilang Gas, sehingga aman jika digunakan pada ruang terbuka,” terang Hari, perwakilan dari PT.Pertamina dalam sambutan sosialisasinya.

Tujuan sosialisasi adalah memberikan
solusi penyediaan energi alternatif yang lebih ramah lingkungan yang sudah dikenal oleh masyarakat.

Adanya bahan bakar Gas atau LPG juga turut serta menyelamatkan lingkungan dengan menekan emisi gas karbon monoksida (gas buang).

Alasan masyarakat dalam pemakaian BBG adalah emisi gas buang lebih ramah lingkungan, serta Gas mudah didapat dan cukup bydikenal dalam lingkungan masyarakat.

Adapun kriteria nelayan yang akan menerima bantuan mesin perahu berbahan bakar Gas adalah nelayan / pemilik kapal lebih kecil atau berukuran 5 GT, mesin yang digunakan masih berbahan bakar bensin (BBM), daya mesin lebih kecil dari 13 HP, alat tangkap yang digunakan ramah lingkungan serta
belum pernah menerima bantuan apapun yang sejenis.

Pada anggaran tahun 2018, ada sebanyak 631 paket mesin yang akan dibagikan kepada nelayan kecil, yakni 1 paket mesin berupa mesin, 2 tabung LPG dengan berat 3 Kilogram, Konverter kit dan baling-baling penggerak motor.

Sebanyak 631 unit mesin akan dibagikan kepada 6 Kecamatan di Kabupaten Pasuruan, yakni di Kecamatan Beji, Bangil, Kraton, Rejoso, Lekok dan Nguling.

“Para nelayan yang menggunakan mesin berbahan bakar gas (BBG), akan menghemat sebanyak 30 hingga 40% dibandingkan menggunakan mesin berbahan bakar minyak (BBM),” terang Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan, Ir.Slamet Nurhandoyo.

Sosialisasi yang digelar dengan harapan agar para nelayan yang nantinya akan mendapatkan bantuan mesin dari pemerintah, senantiasa dapat menjaga dan meningkatkan kesejehteraan masyarakat.
(Ros/Mey)

Silakan kirim info Anda