Tularkan Pembelajaran Menjanjikan Melalui Fasda Komunikasi dan MERL Program Inovasi

Reporter : Amelia Putri
Editor : Anis Natasya

Probolinggo, Kabarpas.com – Pemkab Probolinggo mengirimkan sedikitnya 10 orang delegasi untuk mengikuti pelatihan Fasilitator Daerah (Fasda) Komunikasi dan MERL Program Inovasi Jawa Timur di Hotel Ibis Styles Surabaya, Selasa dan Rabu (23-24/10/2018). Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Probolinggo.

Para delegasi ini merupakan orang-orang pilihan yang berasal dari berbagai instansi mulai dari Dinas Pendidikan, Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian, Kemenag, Bappeda serta Bagian Humas, Protokol dan Rumah Tangga Kabupaten Probolinggo.

Selama mengikuti pelatihan Fasda Komunikasi dan MERL, mereka bergabung bersama dengan delegasi dari 4 (empat) daerah lain di Jawa Timur. Diantaranya, Kota Batu, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Sumenep dan Kabupaten Sidoarjo.

Seluruh delegasi dari lima daerah di Jawa Timur ini mendapatkan beragam materi dan praktek. Materi yang diberikan meliputi tujuan dan peran serta Fasda dalam kegiatan Inovasi, growth mindset dan mikir dalam pilot, child protection dan penyelesaian administrasinya, pengenalan ToC.

Selain materi, para peserta pelatihan Fasda Komunikasi dan MERL juga belajar di lapangan berupa praktik langsung menggali praktik menjanjikan di SDN Sedatigede II Kecamatan Sedati Kabupaten Sidoarjo. Sekaligus praktik menulis hasil penggalian kunjungan sekolah.

Provincial Manager East Java Silvana Erlina mengatakan program Inovasi di Indonesia mulai dilaksanakan pada tahun 2016 hingga 2019 mendatang. Provinsi NTB adalah daerah pertama yang mendapatkan program ini. Sementara Jawa Timur baru melaksanakan di tahun 2018. “Bentuk kemitraan Inovasi, dimana Inovasi bekerja sesuai kebijakan nasional di tingkat daerah,” katanya.

Menurut Silvana, peran utama Inovasi adalah menemukan cara-cara yang terbukti berhasil dalam meningkatkan hasil pembelajaran, fokus kepada literasi, numerasi dan inklusi di tingkat SD/MI. Tetapi khusus di Jawa Timur fokus kepada literasi, numerasi, multigrade dan leadership.

“Mendengar yang baik tentunya akan menghasilkan hal-hal yang baik. Membaca perlu untuk dibiasakan agar nanti menjadi sebuah kebiasaan. Lama menjadi guru akan menambah pengalaman. Pada prinsipnya orang ingin pandai dan berhasil. Jangan bicara tanpa data,” tegasnya.

Khusus untuk Kabupaten Probolinggo nantinya Fasda Komunikasi dan MERL Program Inovasi akan fokus menjalankan tugasnya pada program Multigrade di beberapa SD/MI di Kecamatan Sukapura dan program Literasi di beberapa SD/MI di Kecamatan Paiton. Fasda ini akan bertugas hingga Juni 2019 mendatang. (mel/nis)

Silakan kirim info Anda