Puluhan Pengurus KSPPS Wanita Ikuti Diklat Akuntansi Koperasi

Reporter : Amelia Putri

Editor : Aniz Natasya

Probolinggo, Kabarpas.com – Sedikitnya 60 orang pengurus Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) Wanita dibawah binaan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) akuntansi koperasi oleh Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur di aula KPRI Prastiwi Kabupaten Probolinggo.

Para peserta diklat akuntasi koperasi ini diikuti oleh KSPPS Wanita yang sudah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) tahun buku 2017. Mereka berasal dari Kecamatan Pajarakan, Krejengan, Gending, Maron, Banyuanyar, Leces dan Dringu.

“Diklat akuntansi koperasi ini bertujuan untuk memberikan bekal ketrampilan kepada para pengurus KSPPPS Wanita dalam melakukan penyusunan laporan keuangan koperasi yang akan dilaporkan kepada anggota koperasi pada waktu melaksanakan RAT, “kata Kasubbag Tata Usaha UPT Diklat Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur Iva Chandra.

Menurut Iva, kegiatan ini sangat diperlukan karena pada dasarnya koperasi itu dari, oleh dan untuk anggota. Sehingga jika melihat sumber dana yang dikelola oleh koperasi berasal dari Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur yang harus dipertanggungjawabkan, maka pengurus KSPPS Wanita ini harus mampu mengimplementasikan keilmuan yang dimilikinya agar lebih transparan dalam melakukan pengelolaan keuangan koperasi.

“Karena koperasi mau tidak mau dari sisi transparansi harus bisa memberikan laporan keuangan koperasi dengan baik dan benar agar bisa diterima oleh seluruh anggota pada waktu pelaksanaan RAT, “tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, para pengurus KSPPS Wanita ini mendapatkan beberapa materi dari narasumber yang berasal dari UPT Diklat Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur maupun Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo. Diantaranya dasar-dasar koperasi, kebijakan perkoperasian, manajemen perkoperasian, pemasaran hingga laporan pertanggungjawaban pengurus. Serta pemberian materi aneka ketrampilan untuk mengolah limbah menjadi kerajian handycraft.

“Dengan adanya kegiatan ini harapan ke depan bagaimana pengurus KSPPS Wanita ini mempunyai ketrampilan lebih agar bisa transparan dalam menyajikan laporan pertanggungjawaban keuangan koperasi kepada anggotanya. Karena koperasi mempunyai tanggungjawab membuat laporan keuangan pada waktu RAT. Sehingga koperasi bisa lebih maju dibandingkan dengan koperasi yang lain, “harapnya.

Sementara Kasi Penyuluhan dan SDM Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo Josef Teguh Sulaksono menyampaikan ucapan terima kasih dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur yang telah memberikan bekal ketrampilan kepada para pengurus KSPPS Wanita yang ada di Kabupaten Probolinggo.

“Kami menyambut baik kegiatan ini, karena kalau hanya mengandalkan dana dari daerah tentunya tidak akan cukup untuk memberikan ketrampilan kepada pengurus KSPPS Wanita dalam hal penyusunan laporan pertanggungjawaban keuangan koperasi. Semoga ke depan kegiatan semacam ini bisa lebih ditingkatkan dengan cakupan peserta yang lebih banyak, “ungkapnya.

Dengan sisi keilmuan yang dimiliki oleh pengurus KSPPS Wanita dalam hal penyusunan laporan pertanggungjawaban keuangan koperasi, Josef mengharapkan nantinya mampu menjadikan koperasi yang mandiri baik dari sisi kelembagaan dan organisasi, sisi usaha maupun sisi administrasi. “Mudah-mudahan kegiatan ini bisa berjalan dengan lancar dan baik, “pungkasnya. (mel/niz).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *