Wawali Teno Ditunjuk Sebagai Plt Wali Kota Pasuruan

Reporter : Ajo

Editor : Surya Mega

 

Pasuruan, Kabarpas.com – Agar roda pemerintahan di Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan berjalan normal, menyusul ditetapkannya Wali Kota Pasuruan Setiyono sebagai tersangka atas dugaan penerimaan suap proyek. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur, akhirnya menunjuk Wakil Wali (Wawali) Kota Pasuruan, Raharto Teno Prasetyo sebagai Plt Wali Kota Pasuruan.

Penunjukan Wawali Teno sebagai Plt Wali Kota Pasuruan ini diketahui,  berdasarkan surat undangan dari Sekretariat Daerah Provinsi Jatim yang telah beredar luas di sejumlah grup WhatsApp.

Dalam surat undangan tersebut tertulis tentang penunjukan Wakil Wali Kota Pasuruan, Raharto Teno Prasetyo, untuk melaksanakan wewenang dan tugas Wali Kota Pasuruan.

Di surat undangan itu juga tercantum jelas nomor 131/1804/011.2/2018, bersifat segera. Tertanggal 8 Oktober 2018 (Senin hari ini), pukul 19.00 WIB, bertempat di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. Surat resmi tersebut dari Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur.

Seperti dikabarkan sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya menetapkan Wali Kota Pasuruan, Setiyono sebagai tersangka atas dugaan penerimaan suap terkait proyek pada Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Pemkot Pasuruan.

Selain Setiyono, ada 3 orang lainnya yang juga ditetapkan sebagai tersangka. Mereka adalah Dwi Fitri Nurcahyo selaku Plh Kadis PU Kota Pasuruan dan Wahyu Tri Hardianto selaku staf kelurahan Purutrejo, serta seorang dari pihak swasta sebagai pemberi suap atas nama Muhamad Baqir. (ajo/mey).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *