Raker Komisi VII Deadlock, Ini Tanggapan Ridwan Hisjam

Reporter : Bagas

Editor : Memey Mega

Kabarpas.com – Rapat kerja (raker) antara Komisi VII DPR RI dengan Kementrian ESDM yang mengalami deadlock menjadi perbincangan panas, khususnya dalam tubuh Partai Golkar.

Pasalnya, salah satu kader partai pengusung Jokowi, Maman Abdurrahman menyerang kebijakan menteri ESDM

Menyikapi kejadian tersebut, Ridwan Hisjam, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar mengkui adanya deadlock atau rapat ditutup utk dilanjutkan kembali pd waktu yg akan ditentukan antara Komisi VII dengan pemerintah.

“Pada prinsipnya pimpinan memang memberikan keleluasaan kepada anggota Komisi VII DPR RI dalam rangka menyampaikan pokok atau gagasan pikirannya yang berkaitan dengan rapat kerja sesuai tupoksinya,” jelas pria yang akrab disapa Mas Tatok tersebut saat dikonfirmasi, Selasa (11/9).

Dia juga menjelaskan Partai Golkar akan terus mendukung kadernya selama tetap mengedepankan dinamika yang bersifat “KKO” Kritis, Konstruktif dan Objektif, “Dengan demikian pimpinan Komisi VII menilai selama kritikan dalam rangka memperbaiki masalah yang berpihak kepada rakyat tentu kami dukung dan juga jangan sampai pemerintah mengambil kebijakan yang berlawanan dengan kepentingan rakyat,” imbuh Ridwan.

“Jangan sampai hal semacam ini dapat merugikan Presiden Joko Widido, Fraksi Partai Golkar tentu mengharapkan kebijakan itu dengan jargon Golkar yakni bersih dari tindakan yang merugikan rakyat dan benar-benar bersih dari KKN,” lanjut anggota dewan yang kembali maju dalam Pileg 2019.

Dia juga menjelaskan jika untuk membangun bangsa memang memerlukan tekad yang kuat, “Dan inilah yang memang menjadi tekad kuat Partai Golkar kedepannya bahwa berjuang demi bangsa dan negara Indonesia,” katanya.

Sementara itu, debat kusir yang terjadi hampir selama enam jam tersebut membuat Komisi VII dan Kementerian ESDM sepakat untuk kembali melanjutkan pembahasan asumsi makro sektor energi pada Senin (10/9) kemarin yang ditunda kembali sampai Kamis (13/9). (Gas/Mey)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *