Ratusan Pengungsi Korban Gempa Lombok Salat Ied di Masjid Darurat

Reporter : Bagus Eko Cahyono

Editor : Titin Sukmawati

 

Lombok, Kabarpas.com – Tahun ini menjadi pertama kalinya bagi ribuan warga Lombok Utara, khususnya korban gempa serta sebagian besar para pengungsi di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk merayakan salat Idul Adha (Ied) di pos-pos pengungsian, Rabu (22/08/2018)

Menurut Sabeth Abilawa, Direktur Program Dompet Dhuafa mengatakan, masjid Darurat dengan Inisiasi Dompet Dhuafa selain menjadi central ibadah diharapkan juga menjadi central pusat interaksi, edukasi dan informasi. Seperti Sekolah Ceria dan Aksi Layanan Sehat.

“Kehadiran Masjid Darurat yang diinisiasi oleh Dompet Dhuafa ini, menjadi kebutuhan yang sangat penting bagi para kaum muslim korban gempa Lombok, untuk melaksanakan salat Idul Adha di sekitar pos-pos pengungsian, ” ujar Sabeth Abilawa.

Disisi lain Gempa yang mengguncang Lombok dan sekitarnya telah menghancurkan ratusan fasilitas umum termasuk beberapa rumah ibadah termasuk masjid.

“Alhamdulillah, dengan adanya Masjid Darurat ini dapat membantu kami dalam melaksanakan ibadah tanpa khawatir kami melakukannya di bawah masjid yang sudah retak atau mengalami kerusakan parah”, tutur Sodikin (50) warga Gangga, Lombok Utara. (bgs/tin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *