Pemuda Asal Kraton Ditipu, Motor Satria Amblas Dibawa Kabur Pelaku

Reporter : Joko Santoso

Editor : Titin Sukmawati

Pasuruan, Kabarpas.com – Sungguh apes yang menimpa Nafiudin (17), warga Dusun Wringin, Desa Ngempit, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan. Ia menjadi korban penipuan hingga harus merelakan motor kesayangannya berjenis Suzuki Satria hilang dibawa kabur pelaku kejahatan.

Informasinya, kala itu korban bersama dengan seorang temannya hendak pulang dari GOR Kota Pasuruan. Namun, kemudian mereka berdua didatangi oleh dua pria yang tidak dikenal. Dan kedua pria itu langsung menuduh korban usai menipu adiknya.

“Kamu usai menipu adikku dan janjian di Gor ini, untuk beli handphone tapi ternyata handphone-nya tidak ada, ” kata korban kepada Kabarpas.com sembari menirukan ucapan pelaku, Jumat (03/08/2018) malam.

Mendengar tuduhan tersebut, korban pun kaget dan langsung menampiknya bahwa dia tidak melakukan seperti apa yang dituduhkan oleh pelaku itu. Namun, pelaku ini tetap memojokan korban, dan bahkan mengancam akan melaporkan korban ke polisi apabila tidak mau mengaku.

Selanjutnya, pelaku mengajak korban dengan berpura-pura untuk menemui adiknya. Dan lantaran takut, korban akhirnya mengiyakan ajakannya lalu membonceng pelaku. Sementara teman korban dibonceng oleh pelaku lainya menggunakan motor Yamaha Mio warna hitam.

Mereka berdua ini kemudian dibawa pelaku ke suatu tempat. Akan tetapi, ketika sampai di pertigaan Desa Gondangrejo, tiba-tiba salah satu pelaku berpura-puran menghubungi seseorang yang ia bilang adalah adiknya. “Pelaku bilang jika adiknya tidak bisa datang karena tidak ada motor,” imbuhnya.

Nah, disitulah pelaku kemudian melancarkan aksinya untuk berpura-pura menjemput adiknya dengan meminjam motor korban jenis Satria warna hitam bernopol N 6184 TCH. Kemudian oleh pelaku motor itu langsung dibawa ke arah barat.

“Dia bilangnya mau jemput adiknya cuman sebentar dan akan kembali dalam waktu dekat. Tapi, ndak tahunya nggak kembali lagi,” jelas Nafiudin kepada Kabarpas.com.

Sementara itu, pihak Polsek Keboncandi saat dikonfirmasi terkait kejadian ini membenarkan adanya peristiwa penipuan motor tersebut.

“Ya, benar ada kejadian penipuan di Desa Gondangrejo dan korbannya anak Ngempit. Kami sudah melakukan olah TKP, dan dari penuturan korban, kasus ini murni penipuan bukan perampasan,”kata Aiptu M Sahrul saat dikonfirmasi Kabarpas.com. (jok/tin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *