Ketua AMPI Kota Malang Berbagi Tips Menjadi Wirausaha Muda

Reporter : Dita Lia
Editor : Memey Mega

Malang, Kabarpas.com – Memasuki dunia digital serta perkembangan jaman, tentunya menjadi seorang karyawan bukan lagi menjadi prioritas dalam meniti kariri. Banyak anak-anak muda terinspirasi untuk berinovasi menciptakan bisnis baru.

Melihat semangat pemuda tersebut, Ketua DPD Angkatan Muda Pembaharuan (AMPI) Kota Malang, Djoko Prihatin yang juga merupakan Bendaha umum Himpunan pengusaha muda indonesia kota Malang berbagi pengalaman dan tips untuk memulai bisnis.

“Selain sebagai wadah melihat peluang, bisnis baru memberikan kesempatan membuka lapangan kerja baru. Sehingga sangat bagus sekali untuk generasi muda berkarya, menciptakan dan berhasil,” kata pria yang akrab disapa Richdjoe kepada Kabarpas, Jumat (13/7).

Faktor utama memulai bisnis yakni semangat. Jiwa semangat menjadi salah satu faktor penting dalam melakukan sebuah bisnis, “Sebagai anak muda tentunya jiwa semangat harus ada dalam diri kita. Pupuk semangat itu sebelum Anda benar benar menjalankan bisnis,” ujarnya.

Selain itu, pemilik dari Richdjoe Babershop juga menghimbau untuk fokus dan berani mengambil resiko.

“Saat sudah menemukan apa bisnis yang cocok untuk kita, harus fokus menjalankannya, juga setiap memulai itu pasti banyak tantangan, tapi kita harus berani mengambil resikonya,” imbuhnya.

“Jangan lupa untuk terus mengikuti pola. Anak muda pasti masih berusaha mencari jati diri, sehingga tak heran bila mereka masih suka mengikuti tren. Jika memang sudah bertekad untuk membangun bisnis yang serius saat muda, maka buang semua keinginan untuk mencoba coba tren yang ada,” lanjut pria yang akan mencalonkan diri dalam pileg 2019 mendatang.

Berani bermimpi juga menjadi salah satu jalan menuju sukses, ” Dari mimpi kita berandai tapi juga harus bergerak. Lakukan apa yang ingin diraih, jangan takut memulai dan lebih banyak bertindak,” paparnya.

Dia berharap akan muncul wirausaha-wirausaha muda yang membantu membangun perekonomian bangsa dan menciptakan banyak lapangan pekerjaan.

(Visited 13 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *